|

Dinkes agara.Diduga Sarang Korupsi.Desakan Mutasi terus terjadi



hariancentral-kutacane.


Kendati berbagai dugaan Indikasi Penyimpangan Dana terus mencuat kepublik.Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Aceh  Tenggara(agara)sampai saat ini tidak tersentuh oleh hukum.


Desakan kepada institusi Penegak hukum terus dicetuskan.Pencopotan jabatan pun menjadi harapan.Ironisnya"Bupati Aceh Tenggarapun belum juga bergeming untuk merealisasikan harapan.Padahal"Dugaan Indikasi Korupsi itu kian menjamur mbak lapangan Pesawat terbang.


Lemahnya kridibilitas serta buruknya orientasi jiwa kepemimpinan sang kadinkes itu seharusnya dapat menjadi kajian bagi pemimpin negeri untuk mempercepat pergantian posisi kursi  sang kadinkes agara itu.Anehnya"Terkesan dipertahankan sehingga menjadi pertayaan serius banyak kalangan. Mungkinkah ada tangan besi dibelakangnya,agar sang kadis tetap dijadikan mesin pencetak uang bagi mereka!!


 "KADINKES RANGKAP  JABATAN.PA dan PPK"


Parahnya"Kendati berbagai dugaan penyimpangan anggaran terus mencuat masa kepemimpinan'nya.

Menariknya"Rosita Astuti.S.Sit.M.Kes.Selaku kepala dinas setempat,malah tunjukan sayap melampai dugaan.


Kenapa tidak?Kadinkes bukannya sadar diri dan malu malah semakin beringas.

Hal itu dapat dilihat.Anggaran 2025.Samg Kadinkes bukan saja selaku PA.Namun Merangkap juga sebagai PPK diberbagai Kegiatan.Padahal.Masih banyak orang lain yang mampu menjabat PPK kegiatan namun tidak diberi kesempatan.

 Anehnya juga.Tindakan Sang kadis ini juga seolah diaminkan oleh bupati/wakil bupati kendati itu  tidak mencerminkan rasa keadilan,bahkan diduga  bertentangan dalam peraturan.Paktanya.Tetap saja mulus rangkap jabatan.  



Saat ini.Berbagai mata dan telinga terus gencar melayangkan kritikan pedas atas volemik yang melanda pada dinas kesehatan aceh tenggara dibawah kepemimpinan Rosita Astuti.


Selain dianggap tidak berintekritas alias bobrok menjalan berbagai program yang telah dianggarkan.Kadinkes ini juga dianggap terlalu sombong sebagai pelayan publik.


 Kesombongan itu pun semakin terlihat karna  merasa dilindungi oleh pejabat hebat sehingga yakin,Kapolres dan Kejari hingga Kapolda bakal tidak akan mampu menyentuhnya secara hukum.Kendati miliaran uang rakyat itu diduga telah terkuras.


 Beberapa LSM /Media Pokal diaceh tenggara.Sampai saat ini terus gencar menguraikan berbagai  dugaan korupsi yang dilakukan oknum Kadinkes agara.Tidak sampai disitu,

.Ketua LSM Tipikor juga semakin mendesak bupati agara secepatnya mencopot jabatan sang kadinkes tersebut.


Kepada central.Jupri Yadi.R dan Ketua LSM Kaliber Provinsi Aceh,Kembali menegaskan.Pihaknya akan terus berjuang menyampaikan Aspirasi masyarakat agar uang rakyat itu dapat terjaga tepat sasaran.Yang melakukan korupsi wajib mendapat ganjaran.

"Kami yakin.Lambat laun,sang kadinkes itu akan masuk keterali besi. Kendati saat ini kita yakin dia masih dilindungi.Tandas Jupri Yadi.Belum lama ini dikutacane.


"Semua sama dimata hukum.Tidak ada istilah   kebal hukum.

Apalagi menjamur dengan dugaan korupsi.Dipastikan akan menjadi sambal garapan bagi proses hukum walaupun seribu tangan besi  melindungi, pastinya,yang bersalah.Jerali besi pasti menanti.Pungkas ZK ketua LSM Kaliber pada Central.


Ketua LSM Tipikor menguraikan.

Selain merujuk pada hasil temuan BPK.Serta berbagai mata anggaran APBK yang diduga terkuras tampa realisasi yang jelas.

Dia juga mendalami realisasi dana yang sudah dialokasikan melalui dana Bantuan Oprasional Kesehatan(BOK) yang diduga menjamur dengan kegiatan fiktip.Mark-up dan tumpang tindih.Yang  diduga terjadi pada anggaran 2024-2025.


Adapun mata anggaran yang menjadi perhatian serius  oleh APH.Diantaranya"

 Belanja  Obat-Obatan -Obat-Obatan.Lainnya(Kewajiban 2024) Rp.3.545.534.390.

Rehabilitasi Gedung  Aula Kantor  Dinas Kesehatan(Kewajiban 2024) Rp.291.558.000.Rehabilitasi Puskesmas Lawe Perbunga(Kewajiban 2024).Rp 681.514.400.

Belanja Kawat/ Faksimili/Internet/TV Berlangganan.Rp.66.000.000.Belanja tagihan lisrik yang mencapai  dalam APBK.Rp.200.989.224 Belanja makanan dan minuman Rapat.

Pengadaan Vitamin Balita Miskin.Rp.69.297.522.

Pengadan PMT Biskuit bagi Balita Miskin Rp.125.993.374.Dan Masih banyak mata anggaran yang belum dapat kami sebutkan satu persatu.Pungkas Jupri Yadi.R

.Ketua LSM Tipikor Aceh Tenggara.


"Benarkah Kadinkes  agara sudah diproses dipolres agara? 


Sementara itu.

Inpormasi yang terus berkembang.


Disebutkan.

Oknum kadinkes  sudah di panggil oleh pihak penyidik polres agara.Saat ini dalam proses penyelidikan, menyangkut dugaan korupsi yang terjadi.




Hal senada juga disampaikan ketua LSM Tipikor menyangkut inpormasi yang berkembang.

"Ya.Saya juga menerima inpormasi atas pemanggilan Kadinkes tersebut.Kendati demikian.Keterangan resmi dari pihak  Kepolisian belum kami dapat.Insya allah,kami secepatnya juga akan melakukan komfirmasi pada Kapolrea Aceh Tenggara agar mendapat klarifikasi yang lebih jelas.lugas dan benar.Jawab Jupri yadi Mengakhiri.


Sementara itu.Bapak kapolres Aceh Tenggara.Saat dikomfirmasi media central.Kamis.23/4/2026.Hingga berita inj kembali dilansir kemeja redaksi.Belum memberi  jawaban  menyangkut inpormasi pemanggilan oknum Kadinkes agara oleh Polres setempat/Dar

Komentar

Berita Terkini