hariancentral-kutacane.
Proyek Normalisasi Parit.Desa Kutabatu dua.Dusun Pakhik botong.Kecamatan Lawe Alas.Kabupaten Aceh Tenggara.Sumber dana APBK Tahun 2026.Disinyalir Sarat Korupsi.Kolusi dan Nevotisme.
Kenapa tidak?Proyek yang dikabarkan menelan Anggaran 195 juta itu,sangat tidak sebanding dengan hasil dan waktu masa pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor.Alias dana 195 juta.Diperkirakan hanya habis pada biaya pekerjaan Rp.45 juta.Parahnya lagi.Proyek yang dikerjakanpun disinyalir kuat ,sarat dengan berbagai pengurangan volume agar mendapat keuntungan yang berlipat ganda.
"Ini bukan Proyek Normalisasi.Ini ajang Korupsi. Semua kwalitas yang dihasilkan dalam pekerjaan itu, dapat dipastikan sarat dengan berbagai Pengurangan volume. Seperti"lebar dan panjang diduga kuat tidak sesuai dengan kontrak.Beber sumber. Asli warga setempat yang terus aktif dari awal hingga akhir pada masa pekerjaan Proyek berjalan.
"Kami sangat kecewa bang.Lanjut sumber pada media central.Jum'at.14/8/2026.
"Proyek Normalisasi ini adalah pokir anggota DPRK.Namun semua tau.Perusahaan hanyalah sarat aministrasi saja untuk menjalankan proyek.Pemilik aslinya adalah pemilik pokir sendiri.
Seharusnya.Wakil rakyat mengayomi rakyat.Namun ini berbeda.Rakyat dan lahan rakyat dijadikan alat menumpuk harta.Beber sumber geram.
Coba bayangkan..Lanjut dia.
Dana 195 juta.Alat berat(Beko) hanya bekerja lima hari.Bahkan yang dinormalisasi merupakan parit yang memang sudah ada.Namun bisa dilihat.Pekerjaannya pun jelas bobrok.Asal-asalan.Bekas bangunan lamapun masih tebentang dilokasi yang dinormalisasi.
"Yang paling menyayat hati? Tandas sumber geram.
"Proyek Normalisasi ini setau saya lebar 4 meter.Panjang.1600 meter.Sementara yang dikerjakan.Panjang.Diperkirakan hanya.1430 meter.Lebar hanya 1,5 meter.Itu pun sudah terhitung dengan parit lama yang sudah ada.Urai sumber lugas menjelaskan pada central.
".Padahal jika dibuat 4 meter pun masyarakat tidak ada yang keberatan .
Paranya lagi.Sebut sumber satu persatu bobrok nya proses pekerjaan.
"Bagian sebelah nyapun banyak yang tidak tersentuh oleh alat berat Tidak heran.Proyek itu terlihat acak-acak'an dan sangat jelek dipandang mata.Plak proyek pun tidak mereka pasang agar volume semestinya dikerjakan tidak diketahui oleh rakyat.Ini bukan proyek bang.Ini ajang pejabat cari uang diatas penderitaan masyarakat.Dana 195 juta.Beko hanya bekerja 5 hari.Semua tau berapa sewa beko satu hari.Tambah ada 4 org yang dikerjakan dilapangan.Hitunglah hasil yang mereka dapat.Benar-benar sadis ini.Rumus apa yang mereka pakek.Benar-benar tidak logika.Pungkas dia sembari berharap.Aparat Penegak Hukum agar bisa langsung turun kelokasi proyek melakukan lidik agar dapat diproses secara hukum siapa pun yang terlibat.
Sementara itu.Anggota DPRK inisial M.Saat dikomfirmasi central.Melalui Aplikasi WahtSApP.Membenarkan.Proyek Normalisasi tersebut merupakan pokok pikiran(Pokir)nya yang sudah lama diminta oleh masyarakat setempat.Dia juga mengaku hanya sebagai pemilik pokir bukan pelaksana proyek.
"Itu belum siap.Masalah anggaran akan disesuaikan nanti dengan volume yang dikerjakan.Dan menyangkut lebar,karna masyarakat tidak memberikan lahan.Jawab M.Pada central Sabtu.15/8/2026/Dar

