|

Kadis Disprindag agara dan Kabid Industri dituding"Rakus"Rp.1.800.000.Hak Stap masih diciak

 


hariancentral-kutacane.Inpormasi yang kembali terserap.11/8/2026.Dari nara sumber yang layak dipercaya Mengatakan.

Dana honorarium yang terlibat dalam tugas pendataan sensus.Sampai saat ini belum direalisasikan oleh kepala Dinas Perdagangan  Perindustrian dan Tenaga Kerja.Kabupaten Aceh Tenggara maupunkabid industri.


"Dana untuk kegiatan Pendataan Sensus sumber dana APBK Tahun 2026.Dialokasikan untuk  Honorarium petugas sebesar.Rp.2.000.000.Sadisnya" Direalisasikan pada petugas hanya.Rp.2.00.000.Melalui Kabid Industri. 

"Sampai saat ini.Sisa Honorarium itu belum dibayarkan oleh kabid industri.Padahal"Tugas sudah dijalankan sesuai perintah. Laporan pertanggung jawaban sudah ditanda tangani.Dana juga sudah mereka tarik seutuhnya.Hak kami sebagai petugas yang telah dianggarkan se'enak perut dan mulut mereka memangkas. Jika ditayak.Kabid dengan enteng menjawab.Perintah dari atas.Tutur sumber geram.


"Kerakusan sang Kadis  beserta kabid sampai saat ini belum berubah.Bahkan semakin parah. Kami merasa selalu diperdagangkan,menjadi alat bagi mereka untuk memperkaya diri dan golongan,padahal kami juga butuh makan.


"Jika dana yang dialokasikan itu dianggap terlalu besar untuk kami terima,seharusnya dari awal perencanaan jangan dianggarkan/diusulkan.

Selain itu.Lanjut mereka.Jika kabid mengatakan tugas kami belum  tuntas dilaksanakan itu hanyalah pembelaan dan alasan untuk menutupi kesalahan.


"Kabid industri itu rakus. Pembohong"Karna sudah mencuat,muncullah alasan.Padahal kami sudah disuruh tanda tangan.Sebagai bahan SPJ mereka.

"Jika memang dikatakan jadwal itu masih ada.Kenapa sampai saat ini tidak dilanjutkan kembali.Alasan kucing garong itu bang. Tandas sumber. "Hampir 30 juta hak kami dipungli.Ini sudah mereka rencanakan.Makanya pembayaran secara manual bukan transfer. Yang kecilpun digaraf.Apalagi yang besar.Pungkasnya mengakhiri.


Kabid Industri.Saat dikomfirmasi dirumah kediamannya.Membenarkan hak para petugas masih direalisasikan.Rp.200.000.Dengan alasan.Kegiatan belum claer dilaksanakan oleh petugas.


"Bupati agara diminta sikap melantik para pejabat"


Demi terwujudnya Pemerintah yang baik.Adil dan Bermartabat.Bupati agara diminta ambil sikap yang tepat mengangkat para pejabat. Bukan dari golongan yang kerap mencuat suka menindas hak rakyat.Gerogoti uang rakyat.


Oknum seperti ini tidak layak diberi jabatan,bahkan layak secepatnya untuk di dicopot demi menjaga keseimbangan dimata rakyat.


 "Jika ingin perbaikan.Harus dimulai dari diri sendiri.Saya melihat.Bupati Aceh Tenggara beserta wakil.Kurang sikap dalam mengambil kebijakan yang tepat.Banyak keputusan itu mengecewakan rakyat. 


Hal itu bukan saja dapat dilihat dari Program anggaran yang terlihat jelas masih banyak tidak berpihak pada rakyat.Parahnya"Yang bobrok kerap menimbulkan masalah tetap dipertahankan,bahkan  diangkat.Salah satunya.Saudara Hendrik.UKPBJ. 


Bagi saya itu belum seberapa.Aku sumber pada central.

"Yang memalukan lagi adalah.Adik kandung bupati juga sebagai Kadis Koperasi dan  Inspektur Inspektorat. 

 Jangan-jangan.Yang model  pejabat disprindag inipun dalam waktu dekat malah diangkat menjadi Camat.Jika ini kembali terjadi!!Bupati dan  rakyat jangan kaget.Seng-seng bekaspun akan rata  dibabat.Tutup sumber mengakhiri/Dar

Komentar

Berita Terkini