hariancentral-kutacane.
Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi(P3-TGAI).Rp.195.000.000. Sumber dana APBN.Tahun 2026. Pelaksana.P3A Sehati. Lokasi kegiatan.Desa Lawe Kinga Lapter.Kecamatan Semadam.Kabupaten Aceh Tenggara(aagara). Dikerjakan Asal jadi.
Bobroknya kwalitas bangunan itu,tampak jelas terpantau oleh Tim Media central saat melakukan investigasi dibeberapa lokasi kegiatan Proyek.P3-TGAI.Minggu.1/8/2026.
Jupri Yadi R.Ketua LSM Tipikor Aceh Tenggara.Yang hadir langsung dilokasi kegiatan.Desa Lawe Kinga.Mengaku sangat prihatin melihat kwalitas bangunan saluran irigasi tersebut.Yang terkesan asal jadi demi meraup keuntungan dengan jumlah besar.
Selain kwalitas bangunan dapat dipastikan rendah.Struktur bangunanpun sudah banyak terlihat pecah/Retak dan berlobang.Alias tidak melekat lagi dengan adukan material.Hal itu juga dipicu.Adanya indikasi kuat.Adukan material tidak sesuai standart.Mengurangi jumlah semen dengan skala besar sehingga menimbulkan struktur bangunan mudah retak.Pecah dan berlobang.
Tidak sampai disitu saja.Untuk meraup keuntungan yang lebih besar.Bangunan itupun disusup dengan batu-batu yang tidak wajar/Besar tidak lazim digunakan pada kegiatan tersebut.
Selain itu.Papan Mael juga tidak terpasang seutuhnya.(Hanya sebelah)Sehingga dapat dipastikan ,adukan material akan bercampur tanah yang dapat mengurangi kwalitas hingga menimbulkan kerusakan pada bangunan.
Menariknya lagi.Dalam Plak Proyek tidak dicantumkan.Volume Pekerjaan. .
"Ini benar-benar sarat dengan berbagai dugaan. Tandas Jupri geram.
Volume pun tidak dicantumkan.Akibatnya,masyarakatpun tidak tau berapa meter sebenarnya yang dikerjakan.Parahnya lagi.Beber Ketua LSM Tipikor pada central.
"Bangunan ini masih dalam tahapan pekerjaan, Kondisi bangunan sudah memprihatinkan.Berlobang,retak-retak dan pecah.
"Ini bukan bertujuan membantu rakyat. Namun gerogoti uang negara yang bersumber dari rakyat.Benar-benar tidak ada perubahan.Proyek P3 -TGAI ini setiap tahunnya sarat masalah.Terkesan hadir untuk kencangkan buncit oknum para pejabat,melalui penerimaan upeti atau fee proyek.Akinatnya.Hampir rata- fisik proyek yang dikerjakan "buruk" alias asal jadi. Tandas Jupri Geram.
Inpormasi lain yang terserap.Langsung dari masyarakat.Proyek itu juga disebut-sebut salah satu pokir anggota Dewan(RI).Apakah benar pekerjaan dilaksanakan oleh Pihak kelompok.atau pihak ketiga.Warga enggan menjawab.
Buruknya kwalitas Proyek.
Ketua LSM Tipikor mendesak.Aparat Penegak Hukum agar secepatnya melakukan lidik pada setiap titik lokasi kegiatan Proyek.P3-TGAI sebelum dugaan itu dilaporkan secara resmi pada institusi penegak hukum.
Hingga berita ini dikirim kemeja redaksi.Ketua kelompok belum berhasil dikomfirmasi.Upanya konfirmasi akan terus dilakukan guna mendapat klarifikasi yang seimbang/Dar



