|

Terkait Dugaan Pungli PPPK dan Uang Perpisahan, Kadis Pendidikan Sewot

 


Serdang Bedagai, Harian Central.net


Terkait pungutan Korwil Dolok Masihul Rp 1 Juta Tiresmin Panjaitan per Perpanjangan kontrak PPPK dan juga pungutan uang perpisahan Kelas 9 SMP negeri 1 di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, diduga mengalir ke Kepala Dinas Pendidikan Sergai. 

Demikian diungkapkan oleh Drs Hamonangan Purba, Ketua LSM Palu Independen Monitor, Senin (11/5/2025) di Kantornya, kota Tebing Tinggi. 


Oleh beberapa korban mengakui,  PPPK di Dolok Masihul pungutan liar itu belum tuntas pengembalian. Tiresmin Panjaitan tetap juga bertugas sebagai pengawas SD di dolok Masihul, sementara Dinas Pendidikan memindahtugaskan jabatan Kordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kab. Sergai dari Tiresmin Panjaitan kepada Leonar Sidabutar. 


Kadis Pendidikan sewot seperti kebakaran jenggot, terutama  saat ditanya dapat berapa dari Tiresmin Panjaitan.  Sampai saat ini Dinas Pendidikan Serdang Bedagai tidak melakukan sanksi terhadap pelaku pungutan liar tersebut, dan Kapolres Sergai juga belum melakukan klarifikasi  meskipun beberapa media telah mengungkapkan ke permukaan adanya perbuatan yang mencoreng nama dunia pendidikan di Kabupaten Serdang Bedagai. Demikian juga pungutan uang perpisahan kelas 9 SMP Negeri 1 Dolok Masihul Rp 235 ribu.


Hamonangan Purba menjelaskan, indikasi keterlibatan Kepala Dinas Pendidikan Sergai, dugaan Raden Cici menerima aliran dana pungli-pungli yang dikoordinasikan oleh oknum-oknum di atas wajar patut dipertanyakan melihat para pelaku hingga saat ini tak mendapat sanksi yang berarti. Bahkan Dinas Pendidikan Sergai tak menuntaskan pengembalian uang yang dipungut itu kepada para korban. Bahkan para oknum pelaku pungutan itu tak bersedia memberi konfirmasi atas kejadian itu demikian Kepala Dinas Pendidikan Sergai  tak meresponi. Akan tetapi saat pertanyaan tentang berapa yang diterima hasil pungutan uang PPPK oleh Ibu Tiresmin Panjaitan dan uang perpisahan Kepala Dinas langsung membalas dengan tak terarah, seolah pertanyaan itu tabu.

"Pak kadis dpt brp dari hasil pungli bu tiresmin, dan nita purba? Jujurlah Pak..?" 


Melalui seluler itu langsung Kadis Pendidikan Sergai membalas Raden Cici Sistiyansah: "Ibu sudah baca KUHP baru,  dari pada ibu chat chat saya, ntah apa yg ibu harapkan dari saya,

bagus ibu lapor APH."  Bahkan Raden Cici memojokkan wartawan secara pribadi, bukan menjawab pertanyaan to the point.


Dari ratusan guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,  diharuskan menyetorkan kepada Tiresmin Panjaitan Rp 1 juta untuk merekom perpanjangan kontrak pegawai pemerintah  2025.  Setelah terungkap ke permukaan Kepala Dinas hanya memindah tugaskan Tiresmin Panjaitan sebagai Koordinator wilayah Dinas Pendidikan Sergai digantikan oleh Leonar Sipahutar pelaksana tugas yang tinggal di Lubuk Pakam. Terkait hal itu wartawan   melakukan konfirmasi ke kantor Korwil Dolok Masihul namun  Leonar Sipahutar tidak di kantor. Staf kantor R Lubis mengatakan bahwa Leonar Sipahutar jarang datang ke Dolok Masihul, sebab ia juga bertugas sebagai pengawas sekolah dan Leonar berdonisiki jauh di Lubuk Pakam.. Sementara Tiresmin yang berdomisili di Dolok Masihul masih terus mengintervensi PPPK di Dolok Masihul sebab ia berperan sebagai pengawas di sana.  Antara tugas pengawas dan Korwil tak berbeda,  sebab oknum Tiresmin masih berkunjung ke sekolah-sekolah yang guru-guru PPPK dikenai pungutan Rp 1 juta. Mereka trauma akibat pungutan Rp 1 juta itu sampai kini belum dikembalikan oleh Tiresmin. Walaupun kata R Lubis, bahwa beberapa di antaranya sudah ada yang dikembalikan. Sementara pungutan uang perpisahan di SMP Negeri 1 sampai kini masih merupakan tanggungjawab Komite Sekolah SMP Negeri 1 Dolok Masihul, Sergai, demikian dalih Kepala Dinas Pendidikan Sergai Raden Cici yang juga menyebarluaskan larangan pungutan uang perpisahan di seluruh jajaran satdik Paud/TK, SD dan SMP negeri/swasta. Akan tetapi ia juga yang mendalilkan pembenaran pungutan itu sebagai tanggung jawab komite sekolah. 




(Asmi Tobing)

Komentar

Berita Terkini