|

Anggaran Dinkes agara semakin di Sorot, Elektabilitas Kadis merosot



hariancentral-kutacane : Dugaan Tindakan Pidana Korupsi yang terjadi Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara(agara) terus disorot.


 Skandal dugaan Korupsi.Kolusi dan Nevotisme (KKN).Yang disinyalir dilakoni oleh sang Kadinkes itu kini menjadi asumsi yang hangat dibincangkan oleh banyak kalangan.


Pasalnya"Selain peruntukan dana BOK yang disinyalir menyimpang dari Petunjuk juknis.Berbagai  mata anggaran untuk belanja Program kegiatanpun disinyalir kuat sarat Penyimpangan.Terstruktur dan Masif.


Sorotan tajam yang dilontarkan dari berbagai pihak bukan lah tampa alasan yang kuat.


 Contoh Frinsipilnya.Dana puluhan miliar,Ironisnya'Realisasinya disinyalir jauh dari fakta.Seperti.Pengadaan Obat-obatan.Dana Perjalanan Dinas.Serta berbagai kegiatan sumber dana BOK.Hingga dugaan Pungli yang tiada henti melanda pihak Puskesmas yang disinyalir juga disutradarai oleh sang kadinkes agara.


Menjamurnya berbagai volemik itu.Dikabarkan.Oknum kadinkes juga telah dihadapkan dalam proses hukum.Sayangnya"Pemanggilan sang kadinkes oleh aparat penegak hukum,sampai saat ini belum memberi keterangan atas kebenaran pemanggilan sang kadinkes agara tersebut.


Dampak dugaan yang menjamur.Elektabilitas oknum kadinkes agara kini menurun dratis.

Tidak sampai disitu.Nama bupati dan wakil bupati agara juga mendapatkan"Inbas"Pasalnya"Kendati Volemik kian terjadi.Kinerja tampak bobrok.Dugaan Pungli merebak.Namun sang kadinkes agara malah terkesan dipertahankan oleh bupati dan wakil bupati agara. 

Pertayaannya?Mungkinkah sang kadis itu kuat dipertahankan demi kepentingan untuk menutupi berbagai dugaan masa anggaran saat wakil bupati agara  pernah juga menjabat sebagai kadinkes agara?Atau sebaliknya.Oknum kadinkes bakal dijadikan tumbal?


 Publik sangat berharap.Ketegasan bupati dan wakil bupati agara dapat berjalan.APH dapat bekerja cepat dan Profesional tampa mau diintervensi oleh pihak mana pun.Wujudkan moto perbaikan dalam segala Asfek,demi kesejahteraan rakyat.Tindak tegas bagi setiap pelaku yang telah merugikan uang rakyat.Pungkas Warga Revormis mengakhiri.11/5/2026/Dar

Komentar

Berita Terkini