TAHUN PELAJARAN 2025/2026
SIDULANG, LAGUBOTI – TOBA – Acara di mulai tortor penyambutan dan dimulai ibadah oleh pendeta Rogunson sinaga dilanjutkan dengan acara perpisahan dengan Suasana haru, sukacita, dan kehangatan yang mendalam menyelimuti pelaksanaan acara pelepasan siswa kelas 9 SMP Negeri 2 Sidulang Toba. Acara perpisahan yang penuh makna ini berlangsung khidmat, dihadiri oleh seluruh warga sekolah, Bapak/Ibu Guru, para orang tua, serta siswa-siswi dari berbagai jenjang. Momen ini bukan sekadar perpisahan, melainkan sebuah pemberangkatan dan doa agar para lulusan dapat melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan kesuksesan dan kebanggaan.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Komite Sekolah menyampaikan sambutan yang sangat menyentuh, mewakili harapan dan aspirasi seluruh orang tua murid. Berikut adalah isi sambutannya:
"Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas kasih dan penyertaan-Nya, pada hari ini kita semua dapat berkumpul dalam suasana sukacita dan keadaan sehat walafiat. Keluarga besar SMP Negeri 2 Sidulang Toba bersatu di sini dalam doa dan kebersamaan, untuk melepas siswa-siswi kelas 9 yang akan menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Mewakili seluruh warga sekolah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu Guru serta seluruh staf yang ada di sekolah ini. Terima kasih telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktu untuk mendidik anak-anak kami, sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP ini dengan hasil yang membanggakan dan semangat baru untuk melangkah lebih jauh.
Ada satu harapan besar yang ingin kami sampaikan: Kelak, di manapun kalian berada dan sesukses apapun kalian nanti, jangan pernah lupa untuk datang dan membanggakan almamater SMP Negeri 2 Sidulang Toba ini.
Kepada kita semua, para orang tua, khususnya yang bertempat tinggal di wilayah Sidulang dan sekitarnya, mari kita dukung sekolah ini. Satu-satunya cara agar sekolah ini tetap bertahan, maju, dan berkembang adalah dengan cara kita mempercayakan dan memasukkan anak-anak kita untuk bersekolah di sini. Kita sadar, manusia tidak ada yang sempurna, mungkin ada kekurangan yang kita rasakan. Namun, yakinlah bahwa ketika kita—sekolah, guru, komite, dan orang tua—berjalan bersama, segala hal baik akan dapat kita wujudkan. Saya masih ingat betul, berdirinya SMP ini memiliki sejarah, cita-cita, dan misi yang sangat kuat dari para pendiri dan orang tua terdahulu. Maka dari itu, pada kesempatan ini, kami mewakili Komite Sekolah sangat berharap: mari kita utamakan SMP Negeri 2 Sidulang Toba ini sebagai tempat pendidikan anak-anak kita.
Hari ini kami mendoakan dan melepas anak-anak didik kami kelas 9 untuk berjuang menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Seperti firman Tuhan yang menjadi pegangan kita: "Kecerdasan tanpa dibarengi iman dan karakter, maka semuanya itu akan sia-sia." Benar sekali. Dalam materi pendidikan zaman sekarang, kalian sudah mendapatkan Kurikulum Merdeka. Artinya, pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual (IQ), tetapi juga harus ada kecerdasan emosional dan spiritual. Kalian dituntut mampu bertahan dengan berpegang teguh pada iman dan karakter, serta mampu menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak baik, agar tetap berjalan sesuai dengan cita-cita yang diridhoi Tuhan.
Kepada anak-anak kami kelas 9: Tetaplah berjuang, raihlah cita-cita setinggi langit, dan jangan pernah berhenti berdoa kepada Tuhan. Ia senantiasa menyertai dan melindungi kalian. Seperti firman Tuhan, apa pun jalan yang kalian pilih, besar atau kecil, asalkan kalian dekat kepada Tuhan, Dia akan meluruskan jalan kalian.
Pesan ini juga kami sampaikan kepada adik-adik kelas 7 dan kelas 8: Jadilah seperti teladan kakak-kakak kalian. Jangan pernah berhenti belajar. Raih prestasi setinggi-tingginya, banggakanlah orang tua kalian, dan banggakanlah Bapak Ibu Guru yang telah mendidik kalian. Ketika kalian sukses nanti, nama besar SMP Negeri 2 Sidulang Toba pun akan ikut harum dan dikenal luas. Jangan pernah merasa minder bersekolah di sini, karena hatimu, kemampuan
dan potensimu bisa menjadi hebat. Semangatlah berjuang, semangatlah belajar, dan jangan pernah menyerah.
Sebagai orang tua, kami jujur mengakui kelemahan kami: Waktu kami mendampingi dan mengajar kalian di rumah mungkin hanya sedikit, paling hanya sekitar dua jam, bahkan kadang tidak ada sama sekali. Sebaliknya, kalian berada di sekolah mulai pukul 07.00 pagi, belajar sejak jam 08.00 hingga pukul 14.00, atau sekitar 6 hingga 7 jam sehari. Kami para orang tua terlalu sibuk bekerja dan mencari nafkah, hingga kadang lupa bahwa mendidik dan mengawasi pendidikan adalah tanggung jawab kami juga. Oleh karena itu, dari lubuk hati yang paling dalam, kami sangat berterima kasih dan menghargai peran Bapak Ibu Guru. Terima kasih telah berjuang keras, mencurahkan tenaga dan pikiran untuk menjadikan anak-anak kami generasi yang cerdas, berprestasi, beriman, dan berkarakter mulia.
Demikianlah sambutan yang dapat kami sampaikan. Semoga menjadi berita baik dan manfaat bagi kita semua. Terima kasih."
Salah satu bukti nyata keberhasilan pendidikan di sekolah ini ditunjukkan oleh prestasi gemilang yang diraih oleh Roy Saputra Pangaribuan, yang merupakan salah satu juara kelas angkatan ini. Roy berhasil lolos dan diterima di SMA berprestasi, yakni SMA Garuda yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Keberhasilan ini menjadi kebanggaan besar bagi seluruh warga sekolah dan membuktikan bahwa lulusan SMP Negeri 2 Sidulang Toba mampu bersaing di tingkat nasional.
Dalam momen yang sangat emosional, perwakilan siswa kelas 9 menyampaikan pesan, harapan, serta permohonan yang menyentuh hati kepada Bapak/Ibu Guru, orang tua, dan adik-adik kelasnya. Berikut adalah isi lengkap pesan tersebut:
"Kepada Bapak dan Ibu Guru yang kami hormati sepenuh hati, harapan dan permohonan kami hanya satu: bertahanlah dan teruslah berjuang memajukan sekolah kita ini. Kami sangat berharap agar sekolah ini tetap berdiri kokoh, bertahan, dan terus berkembang. Kami tidak ingin suatu saat nanti, ketika kami sudah pulang kembali dan meraih kesuksesan, sekolah yang kami banggakan ini sudah tiada atau tidak lagi dikenal keberadaannya.
Ingatlah, kami adalah angkatan pertama yang diberangkatkan melalui acara pelepasan resmi seperti ini. Oleh sebab itu, ada rasa tanggung jawab besar yang tertanam di hati kami agar nama baik dan keberadaan SMP Negeri 2 Sidulang Toba ini tetap terjaga dan lestari sepanjang masa. Kami memohon, Bapak Ibu Guru, teruslah berjuang dengan segala semangat, tenaga, dan pengabdian yang Bapak/Ibu miliki. Perjuangkanlah sekolah ini agar tetap bertahan, semakin berkembang, dan menjadi sekolah yang unggul, khususnya di daerah tempat kita tinggal ini.
Dan kepada orang tua kami tercinta, terima kasih yang tak terhingga atas segala pengorbanan, keringat, dan jerih payah yang telah Bapak/Ibu berikan demi menyekolahkan dan mendidik kami. Berkat kasih sayang, bimbingan, dan doa tulus dari kalian, kami bisa sampai di titik kelulusan ini dengan bangga. Ke depannya, kami berjanji akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan tekad yang kuat dan semangat belajar yang tak akan padam. Kami ingin menjadi anak-anak yang sukses, bukan hanya untuk kebahagiaan diri sendiri, tapi juga untuk mengubah nasib dan membahagiakan orang tua kami yang kami cintai. Doakanlah kami selalu meraih cita-cita, ya Bapak Ibu.
Kepada adik-adik kelas kami, kelas 7 dan kelas 8, inilah pesan kakak-kakakmu: Berjuanglah dan belajarlah dengan sebaik-baiknya, sekeras tenaga, dan setinggi cita-cita. Jadikanlah sikap, perilaku, dan prestasi baik yang pernah kami tunjukkan selama ini sebagai teladan dan motivasi nyata bagi kalian. Kami berharap kalian bisa meneladani keberhasilan saudara kami, Roy Saputra Pangaribuan, yang telah membuktikan bahwa anak-anak dari sekolah ini mampu bersaing dan masuk ke sekolah berprestasi seperti SMA Garuda di NTT. Jadikan itu semangat kalian.
Kami berpesan, jagalah nama baik sekolah ini dengan sepenuh jiwa, agar tidak direndahkan oleh orang lain, melainkan tetap kokoh, diakui, dan dihormati oleh sekolah-sekolah lain di mana pun. Percayalah, walaupun sekolah kita ini terlihat kecil dan sederhana, jikalau kita semua belajar dengan sungguh-sungguh, berusaha keras, dan terus berlatih hingga mampu meraih prestasi yang luar biasa, maka sekolah kecil ini kelak akan menjadi sekolah yang diakui sebagai yang terbaik dan paling unggul di seluruh Kabupaten Toba maupun di Kecamatan Laguboti ini.
Dan inilah pesan terakhir kami yang paling menyentuh hati: Hari ini adalah hari terakhir kami, kakak-kakakmu dari kelas 9, berada di lingkungan sekolah tercinta ini. Mulai besok, kami tidak lagi bersekolah di sini dan tidak lagi mengenakan seragam kebanggaan SMP Negeri 2 Sidulang Toba ini.
Janganlah lupakan kami. Ingatlah dan kenanglah selalu kami, terutama perilaku-perilaku baik dan hal-hal bermanfaat yang pernah kami contohkan selama belajar di sini. Kami sangat berharap, kepergian kami bukan membuat kalian menjadi lalai, berbuat buruk, atau diam saja tanpa kemajuan. Sebaliknya, bangkitlah! Belajarlah dengan lebih giat dan berlatihlah sekuat tenaga. Supaya nanti, saat kami sudah duduk di bangku SMA atau SMK dan mendengar kabar tentang kemajuan kalian, kami akan merasa sangat bangga dan bahagia karena melihat adik-adik kami tumbuh menjadi anak-anak yang berprestasi dan membanggakan nama almamater tercinta.
Sekian pesan dan salam perpisahan yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas segala kenangan indah dan kebersamaan yang terukir selama ini."
Pesan yang penuh harapan dan doa ini diterima dengan haru dan tepuk tangan hangat dari seluruh hadirin. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemberangkatan siswa, pemberian hadiah bagi para juara kelas, hingga penyerahan cenderamata atau hadiah kenangan sebagai tanda kasih sekolah kepada para lulusan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh warga sekolah dan penampilan hiburan yang meriah.
Di sela-sela acara, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sidulang Toba memberikan sambutan dan keterangan yang diwawancarai langsung oleh Marinice Napitupulu. Dengan penuh semangat meski sempat merasa kurang sehat, Beliau menyampaikan:
"Kepada anak didik kami kelas 7, kelas 8, dan kelas 9, perlu saya sampaikan bahwa tadi jam 03.00 pagi, saya sempat dilarikan ke Puskesmas karena penyakit asam lambung saya kumat. Saya kira saya tidak akan bisa hadir hari ini, namun puji Tuhan saya mampu hadir walaupun mungkin terlihat agak gemetaran. Dan puji syukur, acara ini bisa kita laksanakan dengan sangat baik, berkat dukungan Bapak Ibu Guru, orang tua, dan anak didik semua.
Tidak panjang yang ingin saya sampaikan. Untuk anak-anak kami kelas 9, perjalanan kalian masih sangat panjang. Hari ini adalah hari terakhir kalian memakai seragam putih biru kebanggaan ini. Mungkin nanti saat pengambilan ijazah, kalian akan datang kembali, tapi hari ini adalah momen perpisahan. Ibu berharap kepada anak-anakku semua, seperti yang biasa Ibu ingatkan dalam pembinaan: Ingatlah, keberhasilan itu ada di tanganmu sendiri. Keberhasilan ada di tangan kalian. Jika kalian ingin berhasil, maka tempatkanlah dirimu untuk berjuang. Kami, Bapak Ibu Guru dan sekolah, hanyalah sarana dan motivator bagi kalian. Oleh karena itu, kuncinya ada di tangan kalian sendiri.
Mari berpacu untuk meraih prestasi setinggi mungkin. Terakhir, saya ucapkan selamat kepada anak-anak kami yang telah menyelesaikan ujian akhir sekolah. Tak lupa, selamat dan bangga kami sampaikan kepada anak didik kami, Roy Pangaribuan, yang telah berhasil membawa nama baik sekolah kita dengan diterima di SMA Garuda,( agus juntak)

