hariancentral-kutacane.
Mencuatnya berbagai Indikasi Penyimpangan dana APBK Tahun 2024-2025 melalui dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tenggara(agara). Nama Kadis dan PPK Finising Pembangunan Gedung.LPTQ. RP.150 juta.Semakin hangat dibincangkan.
Kini.Banyak pihak menduga, oknum kadis merupakan salah satu aktor intlektual bahkan diduga kuat.Beberapa ithem kegiatan yang telah dialokasikan itu dikuasai langsung oleh kadis Syariat Islam agara.Dengan Modus main mata,bermain dibalik layar.
Hal itu diperkuat kembali.Lemahnya kridibilitas sang kadis dalam mempertanggung jawabkan perkataan'nya untuk menghadirkan pihak-pihak yang terlibat.Seperti PPK dan PPTK termasuk Pihak perusahaan serta menunjukan objek kegiatan(Chek & Richek) langsung kelapangan.Bahkan ironisnya.Salah satu PPK yang dihadirkan pun tidak diarahkan untuk mendampingi wartawan dan LSM agar dapat sama-sama mengunjungi lokasi kegiatan yang diduga tidak dijalankan sebagaimana mestinya dalam petunjuk juknis.
Hal yang sama juga menyangkut Pengadaan Genset untuk Mesjid Agung At-Taqwa,yang disebutkan diganti dengan kapasitas yang lebih tinggi dan bagus itu,bahkan ironisnya.Nama Pihak pengadaan juga belum disebutkan.Termasuk PPK juga belum diketahui oleh media central dan Ketua LSM Kaliber Provinsi Aceh.
Diantara 22 Poin data yang disebutkan nara sumber terindikasi sarat masalah.Masih dua ithem kegiatan yang berhasil dikomfirmasi,Dan salah satu ithem kegiatan itu pun"Benar"Diduga bermasalah.Melanggar Peraturan dan Per'undang-undangan.Mengganti kapasitas barang tampa melalui tahapan prosudur yang telah ditentukan.
"Kadis Syariat Islam diminta.Jangan menghindar dari komfirmasi wartawan"
Menindak lanjuti berbagai dugaan Penyimpangan Anggaran dan harapan dari masyarakat dan LSM Kaliber Provinsi Aceh.
Kamis.21 Mei.2026.Biro Media Central. Tidak bosan-bosannya melakukan upanya Komfirmasi pada Kadis Syariat Islam demi mendapatkan inpormasi dan Klarifikasi yang otentik menyangkut proses realisasi anggaran yang sudah dilayangkan.Sunber dana APBK tahun 2024-2025.
Anehnya.Sampai berita ini kembali dilansir kemeja redaksi.Oknum kadis belum menggubris.Bahkan panggilan melalui Aplikasi WahtSApP pun tidak direspon kendati aktif.
Wartawan central berharap.Kepala dinas setempat agar menepati janji untuk bertindak transpran memberikan pelayanan dan mematuhi undang-undang Keterbukaan Inpormasi Publik.Bukan sebaliknya.Terkesan malah ingin menghindar dari upanya komfirmasi wartawan dan LSM.Yang dapat berujung pada pelanggaran hukum .Tunjukan bukti kegiatan.Sebutkan nama-nama perusahaan dan PPK serta PPTK dan pastinya.Sampaikan kendala.Apakah ada dana yang belum terealisasi dari keuwangan.Media central dan LSM akan berjuang demi tercapainya rasa keadilan.
"ZK.Ketua LSM Kaliber.Kecewa"
Ketua LSM Kaliber Provinsi Aceh.Yang akrap disapa ZK.Mengaku kecewa pada kepemimpinan sang Kadis Syariat Islam yang diduga tidak mengedepankan pelayanan bahkan terkesan mulai menghindar dari upanya komfirmasi wartawan dan LSM.
" jangankan masyarakat.Sayapun secara pribadi sudah mulai kecewa melihat sistim kepemimpinan kadis Syariat Islam.Benar-benar jauh dari perkataan dia sebelumnya.Mengaku akan terbuka,paktanya masih dua ithem sudah terlihat"Omon-omon juga"Orientasi jiwa kepemimpinan sang kadis lemah.Kridibilitas rendah.Sehingga wajar,Elektabilitas dinas itu terc oreng .Bukti Prestasi yang diraih sempat memalukan pemerintah dan masyarakat
Termasuk mendapat juara dari belakang.Ini sebuah kegagalan yang tidak layak dipertahankan.Pungkas ZK geram sembari berjanji akan secepatnya melaporkan berbagai Indikasi yang terjadi.Kamis.21.Mei.2026/Dar

