|

Jumat Bersih Bersih: Semangat Kekompakan dan Persatuan Bangun Desa Blang Keumahang Julok yang Bersih dan Bermutu

 


Aceh Timur-Semangat gotong royong dan rasa persatuan kembali tercermin nyata di Desa Blang Keumahang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Seluruh jajaran perangkat desa, dipimpin langsung oleh Geuchik (Kepala Desa) M. Nasir, bersama Ketua Tuha Peut (Badan Permusyawaratan Desa) Syahrul, para pemimpin wilayah serta didampingi Sekretaris Desa Wanju,tak ketinggalan pula Ibu ibu PKK ikut melaksanakan kegiatan rutin Jumat Bersih dengan membersihkan dan merapikan Meunasah Gampong pada pagi hari Jumat, 15 Mei 2026.

 

Kegiatan yang dilaksanakan setiap pekan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Selain bertujuan menjaga kebersihan dan kerapian fasilitas ibadah serta tempat umum yang menjadi milik bersama masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian seluruh pemangku kepentingan desa terhadap kelestarian lingkungan dan keutuhan persatuan warga.

 

Kepala Desa Blang Keumahang, M. Nasir menyampaikan rasa bangga, terima kasih serta harapannya atas semangat yang ditunjukkan seluruh elemen desa:

 

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kekompakan, kesadaran dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh perangkat desa, lembaga desa, serta para pemimpin wilayah. Kegiatan Jumat Bersih ini bukan sekadar kegiatan membersihkan tempat, melainkan bentuk nyata dari kepedulian kita bersama untuk menjaga kebersihan, kenyamanan dan kerukunan di desa tercinta. Saya berharap semangat gotong royong, rasa tanggung jawab dan persatuan ini tetap terjaga dan terus tumbuh di hati setiap warga. Mari kita jadikan kebiasaan ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan, agar bersama-sama kita dapat membangun desa yang maju, bersih, sejahtera dan tetap menjaga nilai-nilai luhur masyarakat.”

 

“Kebersihan lingkungan adalah cerminan dari kualitas dan kedisiplinan masyarakat kita, sementara kekompakan adalah modal utama bagi kemajuan desa. Tanpa persatuan dan rasa saling memiliki, tidak ada pembangunan yang dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan ini kita laksanakan secara rutin sebagai bentuk penguatan nilai-nilai tersebut di kalangan kita semua.”

 

Ketua Tuha Peut (BPD), Syahrul turut memberikan apresiasi dan menekankan arti pentingnya kebersamaan dalam memajukan desa:

 

“Kegiatan ini membuktikan bahwa di Desa Blang Keumahang kita memiliki kesatuan hati dan tekad yang kuat untuk membangun lingkungan yang baik dan layak huni. Kami sangat menghargai inisiatif serta kerja sama yang terjalin dengan baik di antara semua pihak. Kebersihan adalah cermin kesadaran dan kedisiplinan kita sebagai warga desa, sementara kekompakan dan persatuan adalah kunci utama kemajuan. Semoga semangat saling membantu dan peduli ini terus tumbuh dan berkembang, sehingga desa kita menjadi tempat yang nyaman, harmonis dan selalu bergerak maju bersama.”

 

Kepala Dusun Blang Meunye, Riski Phonna mewakili seluruh pemimpin wilayah menyampaikan rasa bangga dan komitmen untuk menjaga semangat persatuan:

 

“Melihat semangat semua pihak yang bekerja sama dan bergotong royong dengan penuh kesungguhan, saya merasa sangat bangga menjadi bagian dari Desa Blang Keumahang. Kami berkomitmen untuk terus ikut serta menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung setiap program pembangunan desa demi terciptanya lingkungan yang sehat, aman dan persatuan yang kuat. Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian ini tidak hanya berhenti hari ini, melainkan menjadi warisan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi mendatang.”

 

Perluasan Program dan Rencana Kegiatan

 

Lebih lanjut, Kepala Desa M. Nasir menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Bersih tidak hanya berhenti di satu lokasi saja, namun akan diperluas ke beberapa tempat strategis demi menjaga kualitas seluruh fasilitas desa:

 

“Kami berencana akan melanjutkan kegiatan Jumat Bersih ke beberapa lokasi penting lainnya, yaitu Lingkungan Polindes dan Balai Pengajian. Untuk lokasi Polindes, kami akan mengajak kader Posyandu dan bidan desa agar kebersihan dan kenyamanan pelayanan kesehatan bagi masyarakat juga tetap terjaga dengan baik. Sementara di Balai Pengajian, kegiatan gotong royong akan dilaksanakan bersama para santri dan anggota majelis pengajian, sebagai wujud sinergi yang baik antara pemerintah desa dan lembaga agama dalam membangun lingkungan yang berakhlak mulia dan selalu terjaga kebersihannya.”

 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap ruang publik dan tempat yang digunakan bersama oleh warga selalu dalam kondisi yang layak dan nyaman. Kebersihan adalah tanggung jawab kita semua, dan kami berharap semangat kepedulian ini dapat menyebar ke seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya saat kegiatan rutin saja, melainkan menjadi kebiasaan sehari-hari.”

 

Mengenai kegiatan tradisional yang akan dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha, M. Nasir menjelaskan tata cara dan sejarah pelaksanaannya:

 

“Kegiatan potong lembu buat Meugang dilaksanakan setiap setahun dua kali, yaitu Meugang saat Hari Raya Idul Adha dan perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Kegiatan tersebut sudah berjalan selama 6 tahun, dimana 2 tahun diantaranya berjalan semasa saya menjabat sebagai Ketua Tuha Peut dahulu. Kegiatan tersebut akan kita lanjutkan dan pertahankan ke tahun-tahun yang akan datang sebagai warisan budaya dan kebiasaan baik masyarakat desa.”

 

Mengenai sumber pendanaan kegiatan tersebut, Kepala Desa menjelaskan.

 

“Adapun biaya yang kita gunakan atas kegiatan tersebut bersumber dari Penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (PAG) maupun hasil aset desa berupa kebun kelapa sawit milik desa. Saat ini luas kebun sawit desa kita adalah 4 hektar yang sudah produktif, serta tambahan 2,5 hektar yang sedang dalam tahap penanaman dan berumur 1,5 tahun yang akan segera mulai berbuah.”

 

Lebih jauh, hasil dari pengelolaan aset desa ini juga digunakan untuk berbagai kegiatan kemanfaatan masyarakat lainnya.

 

“Hasil pendapatan dari kebun sawit tersebut juga kita gunakan untuk membantu berbagai kegiatan, mulai dari acara kenduri pesta maupun sunatan salah satu warga desa, kegiatan rapat atau pertemuan warga yang diadakan di desa. Di bidang keagamaan, kita juga membagikan kitab suci dan Al-Qur’an kepada anak-anak santri, serta digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial lainnya dan pemberian sumbangan untuk pembangunan maupun pemeliharaan fasilitas ibadah di masjid dan meunasah desa.”

 

Struktur Pemerintahan dan Lembaga Desa Blang Keumahang

 

- Geuchik (Kepala Desa): M. Nasir

- Sekretaris Desa: Wanju

- Kepala Dusun Blang Meunye: Riski Phonna

- Kepala Dusun Buket Duloe: Evina

- Kepala Urusan Umum: Hendra Saputra

- Kasi Pemerintahan: Muksalmuna

- Kasi Kesra: Safriana

- Kasi Keuangan: Huzaimah

- Ketua Tuha Peut (BPD): Syahrul

- Wakil Ketua Tuha Peut: Jamilah

- Sekretaris Tuha Peut: Zulfahmi

- Anggota Tuha Peut: Basri, Ainulmardiah

- Imum Gampong: Tgk. Idris Mahmud

- Imum Meunasah: Tgk. Abdullah

- Bileu Meunasah: Tgk. Jamaluddin

- Ketua PKK: Nilawati

- Sekretaris PKK: Fitriani 

- Bendahara PKK: Nurmasyitah

- Anggota PKK: Badriani, Fera Hidayani, Siti Hajar(susi)

Komentar

Berita Terkini