|

Kemenag Pasuruan Siap Berangkatkan Calhaj 2026

 


PASURUAN, HARIAN CENTRAL - Gelombang keberangkatan ribuan calon tamu Allah asal Kabupaten Pasuruan menuju Tanah Suci dijadwalkan akan dimulai secara serentak pada 22 hingga 23 April mendatang. Seluruh jamaah tersebut terbagi ke dalam 9 kelompok terbang (kloter), mulai dari kloter 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, hingga kloter terakhir di nomor 37. 


Pihak otoritas terkait memastikan bahwa persiapan teknis maupun administratif bagi 1.635 warga yang terdaftar tahun ini telah memasuki fase akhir. Koordinasi intensif terus dilakukan guna menjamin kelancaran mobilisasi jamaah dari titik kumpul menuju Asrama Haji Sukolilo di Surabaya. 


Plt. Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi, mengonfirmasi adanya perubahan komposisi jamaah setelah 2 orang dilaporkan meninggal dunia sebelum keberangkatan. “Karena ahli waris memilih tidak jadi berangkat tahun ini, maka cadangan yang masuk daftar tunggu otomatis bisa naik menggantikan,” ujarnya.


Sesuai data resmi, sebaran jamaah di tiap kloter bervariasi, seperti kloter 6 yang membawa 373 orang dan kloter 7 dengan jumlah terbanyak mencapai 375 jamaah. Sementara itu, kloter 10 yang bergabung dengan jamaah asal Kota Pasuruan tercatat diikuti oleh sebanyak 60 orang warga kabupaten.


Kemenag Kabupaten Pasuruan saat ini tengah melakukan sinkronisasi tahap akhir bersama pemerintah daerah terkait penyediaan sarana pendukung bagi para jamaah. Gus Anis, sapaan akrab Ahmad Marzuqi, menegaskan bahwa seluruh tahapan krusial sudah rampung dan tinggal menunggu waktu pelepasan secara resmi.


Pemerintah Kabupaten Pasuruan turut memberikan dukungan nyata dengan menyediakan fasilitas transportasi gratis berupa bus untuk mengantar serta menjemput jamaah saat kepulangan nanti. Selain itu, setiap jamaah juga dibekali dengan seragam motif khusus agar identitas warga Kabupaten Pasuruan mudah dikenali selama menjalankan ibadah di Makkah.


Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan spiritual seluruh warganya. “Kami menyediakan bus untuk mengangkut jamaah sekaligus membuatkan seragam ciri khas agar mereka bisa saling mengenal dan terlihat oleh sesama rekan,” pungkasnya. SP

Komentar

Berita Terkini