hariancentral-kutacane.
Realisasi Anggaran tahun 2024-2025.Melalui sumber dana APBK.Yang dialokasikan pada Dinas Pertanian Kabupaten tenggara(agara).Terindikasi menyimpang.
Hal tersebut disampaikan.Ketua LSM Kaliber Provinsi Aceh pada media central.14/4/2026.
Zuel Kanedi. Menjelaskan. Anggaran yang telah dialokasikan dari APBK dengan angka yang sangat fantastik itu layak menjadi perhatian seriua s dari institusi penegak hukum.
Pasalnya.Selain anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBK itu diketahui ada yang belum berjalan alias fiktip.Dugaan Manipulasi tanda tangan dan mark-up dari berbagai kegiatan juga disinyalir kuat menjamur tercipta.
"Tidak tanggung-tanggung uang rakyat itu raib.Ratusan juta setiap tahunnya disinyalir masuk kekantong pribadi oknum pejabat setempat.Kegiatan disinyalir kuat,hanya berjalan diatas kertas tampa pertanggung jawaban yang jelas. Tandas zuel kenedi.
Dugaan ini,lanjut ketua kaliber.Dapat menjadi perhatian serius oleh bupati aceh tenggara(agara) dan APH.Layakkah "semrautnya" tatakelola anggaran yang dijalankan,namun sang kadis itu dipertahankan.
"Sebelum segala dugaan yang terserap ini dilaporkan.Kita masih mendalami kepastian realisasi setiap anggaran tersebut.
Seperti"Memastikan.Apakah anggaran 2024-2025 yang sudah berkekuatan hukum itu masih ada yang belum direalisasikan dari keuangan daerah.Artinya",jika ini terjadi ,dapat dikatakan ini sudah korupsi berjama'ah dan salah kaprah.
Zuel kenedi berharap.Uang rakyat itu jangan digunakan untuk kepentingan buncit para pejabat,membuat pertanggung jawaban hanya diatas kertas,namun realisasi dilapangan ntak bertuan.
Parahnya.Beber ketua kaliber aceh.
Dana Belanja Makanan dan Minuman Rapat.Dana Perjalanan dinas termasuk honorarium serta berbagai pengadaan terkesan kerap menjadi ladang empuk para pejabat. Silahkan dipantau setiap harinya,apa yang ada dimeja para stap.Selain itu,silahkan cek& richek pakta dilapangan menyangkut pengadaan yang sudah dianggarkan untuk kantor tetsebut.
"Ini masih segelintir dugaan yang kita uraikan pada dinas Pertanian itu,belum lagi Dugaan Mark'up.Manipulasi.Bobroknya realisasi program untuk Gapoktan(Jaringan irigasi) pengadaan bibit, Termasuk dugaan nama-nama siluman yang dicantumkan agar dapat gerogoti anggaran dari dana Honorarium. Pungkas ketua Kaliber Aceh.
Sementara itu.
..Kadis pertanian .15/04/2026.Belum berhasil dikomfirmasi.Nomor WahtSApP yang biasa tersambung kini tidak dapat tersambung lagi dengan biro central/Dar

