BATUBARA -Central : Disinyalir kurangnya berkonikasi dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH), Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Batubara H.Maslim Maha S.Pd, M.Si merasa terkejut tidak mengetahui pemulangan Jemaah haji asal Batubara ada yang sakit.Hal itu dikatakannya saat dikonfirmasi Wartawan diruang kerjanya Senin (15/6-2026).
Sumber yang tidak mau disebutkan namanya menduga ada regulasi ketidak pahaman Kemenhaj Kabupaten Batubara terkait kepulangan Jemaah haji yang tiba di Tanah Air pada Jum'at 5 Juni 2026. Seharusnya Tupoksi Kemenhaj Batubara layanan petugas yang melekat pada Kloter keberangkatan dan kepulangan Kloter selama waktu ditentukan ucap sumber. Menjawab Wartawan, Kemenhaj Batubara mengaku kualahan dan kekurangan personil PNS di Kemenhaj Batubara.Dirinya hanya bekerja sendirian, sedangkan 1 PNS lagi masih membantu Kanwil.Saya tinggal bekerja sendiri di Kantor ucapnya.
Nama-nama 2 orang jemaah haji Batubara dalam keadaan sakit,Suriani (79) warga Jl. Indrayaman Dusun VI Desa Mesjid Lama Kecamatan Talawi, dengan kelulahan Hipertensi dan Artritis.Nurhuda (50) warga Dusun V Desa Air Hitam Kecamatan Datuk Limapuluh dengan keluhan Asma (sesak nafas) dan Jantung langsung di tangani petugas kesehatan Dinkes PPKB dan KKP di klinik Asrama Haji untuk selanjutnya di bawa ke Batubara menggunakan 2 unit Ambulan.(tim)

