|

Masih hitungan bulan menjabat, Nama Kadis Dinsos Aceh.Disorot



hariancentral-kutacane.


Nama Budi Afrizal.Mantan Kepala  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(DPPKB).Kabupaten Aceh Tenggara(agara).Saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh.Tidak terlepas dari sorotan Publik. 


Menjamurnya berbagai dugaan Penyimpangan dana yang mencuat saat menjabat Kepala DPPKD agara.Hingga sorotan tajam yang sempat dilontarkan Anggota DPRK .Berdampak pada kridibilitas dan orientasi Kepemimpinan  Gubernur Aceh.Yang disebut-sebut telah salah kaprah memberikan jabatan kepada Saudara Budi Afrizal sebagai kepala Dinas Sosial di Provinsi Aceh.Yang mempunyai rekam jezak bobrok ditingkat kabupaten.


Berbagai desakan juga disampaikan pada gubernur aceh agar kembali melakukan evaluasi jabatan.


Desakan itu bukan tampa alasan.Selain Budi Afrizal mempunyai rekam  jejak yang buruk.Berbaur dengan berbagai dugaan Tindakan Pidana Korupsi,terdapat temuan BPK pada proses Penggunaan anggaran saat kepemimpinannya tingkat kabupaten.Pertayaannya?Mungkinkah anggaran diprovinsi itu  tidak akan dikotak-katik oleh Budi Afrizal?Dan Mungkinkah.Selain Budi Afrizal tidak ada lagi orang lain yang lebih bersih dan lebih mampu memimpin Dinas Sosial Aceh tersebut?Atau sebaliknya.Dugaan Gubernur Aceh menerima  upeti atas pelantikan Budi Afrizal itu benar  tercipta?


 Jabatan Budi Afrizal. Dipredeksi akan putus ditengah Jalan.


Kendati Budi Afrizal.Resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi.Namun"Banyak pihak mempredeksi.Jabatan yang dia dapat bakal putus ditengah jalan.


Pasalnya.Budi Afrizal dalam waktu dekat bakal dilaporkan secara resmi pada Institusi Penegak Hukum atas dugaan  penyimpangan  dana APBK saat menjabat Kadis DPPKD agara.


"Peryataan itu disampaikan masyarakat Revormis. Belum lama ini dikutacane.

" Gubernur Aceh benar-benar salah kaprah memberikan jabatan itu pada Budi Afrizal.

Mata  dan telinga Gubernur Aceh  itu Fakum,mengedepankan kepentingan politik.Mendengarkan masukan dari oknum pejabat yang mengusung budi afrizal,padahal nyata dia tidak layak dan pastinya masih banyak yang lebih layak.Tandas Sumber yang minta identitasmya dirahasiakan.

Untuk itu.Lanjut dia.

Mata dan telinga gubernur Aceh ini akan kita kerok kembali agar benar-benar dapat melihat dan mendengar suara rakyat dengan cara melaporkan Budi Afrizal pada Kajati atau KPK Menyangkut berbagai anggaran yang diduga Sarat Penyimpangan saat menjabat Kadis DPPKD agara saat ini masih menjadi perbincangan hangat banyak kalangan.

Seperti" Dana Bantuan Oprasional Keluarga Berencana(BOKB) tahun 2023 hingga 2025. Dan beberapa mata anggaran yang sangat fantastik sumber dana APBK.Tahun 2023-2025.Selain Mark-up.Manipulasi tanda tangan.Dugaan dengan Kegiatan fiktip pun disinyalir kuat tercipta.Ditunggu saja perkembangan selanjutnya.Ini uang rakyat.Pindah ke provinsi bukan berarti lepas dari  masalah.Pungkasnya mengakhiri pada central/Dar

Komentar

Berita Terkini