|

Dugaan Korupsi di Agara Menjamur, Nama Sekda dan Ketua DPRK Dituding Aktor Intelektual "Bermain Dibalik Layar"



Catatan:Darmawan.Biro media central Agara

Miris rasanya melihat negeri metuah ini.  Tanah yang subur kini tidak bersahabat lagi.Slogan dengan kata"Sepakat Segenep"mbak hiasan yang dianggap tidak berguna lagi. Yang kaya semakin kaya,yang miskin semakin miskin.Yang baik ditindas.Durzana disanjung.Ada mata tapi tidak melihat.Ada telinga tapi tidak mendengar.Ini lah Aceh  tenggara. 


Kata diatas disampaikan nara sumber media central. Sabtu.4 April 2026.Menyikapi berbagai isu dugaan Korupsi.Kolusi dan Nevotisme(KKN) diaceh tenggara.

 Sumber yang minta identitasnya dirahasiakan mengatakan.

"Untuk mencapai rasa keadilan diagara jauh dari harapan.  Perbaikan ekonomi rakyat hanyalah mimpi.Sejahterakan masyarakat.Yang terlihat malah tertindas.Hak dirampas,kita dijadikan alat untuk memperkaya Para Pejabat teras yang ntak beradap.


Contoh Prinsifilnya.Lihat Dana Desa. Anggaran yang dapat meningkatkan Prekonomian masyarakat malah dirampas oleh oknum para pejabat. 

 Dikabarkan.385 desa.16 Kecamatan yang ada diagara.Anggaran Dana Desa itu bernasip  sama.Parahnya.Kepala desa pun tidak berdaya.Pasalnya'Oknum kepala desa pun penuh dosa.Berani melawan bakal masuk penjara. Itu masih penomena anggaran dana desa.Belum lagi dana APBK  yang terkesan dijadikan mbak harta warisan bagi mereka. Terstruktur dan Masif.Yang bertujuan membesarkan buncit,dan hidup bergelimang harta.    Jangan harap rakyat dapat sejahtera jika vondasi harapan kita"Rapuh"Ntak bermoral.    Jangan heran.Korupsi semakin menjamur diagara.  


"Sekda dan Ketua DPRK agara.Diduga Aktor Intelektual.Gerogoti uang Negara"


  Sumber juga sepakat.Terjadinya berbagai Penyimpangan anggaran diagara,tidak terlepas dari nama Ketua DPRK agara dan Sekda.Bahkan,sumber menyakini.Dua nama ini merupakan aktor intelektual .Bermain dibalik layar melakukan berbagai manuver untuk mengotak-atik uang negara.Dari tingkat desa hingga dana APBK termasuk Paket Proyek pun mereka hendel dari balik layar. 


"Sudah menjadi rahasia umum.Bahkan saya secara pribadi menganggap dua oknum ini merupakan siluman /vampir penghisap darah masyarakat Aceh tenggara.Sangkin candunya!! Bukan saja dana APBK yang terindikasi terus dikorupsi,bahkan dana desa pun tidak terlepas dari nama Deni Febrian Roza termasuk nama sekda.Yusrizal.Tandas sumber geram dan lantang.


  Lihatlah temuan BPK.Bagaimana Ketua DPRK itu menggunakan uang negara.Dan lihatlah pengesahan anggaran yang dia tempatkan untuk rakyat.Dan lihatlah uang rakyat yang dialokasikan untuk  kehidupannya. Benar-benar tidak layak jadi wakil rakyat. Parahnya lagi.Istrinya pun digandeng menjadi wakil rakyat.Sayangnya.Masyarakat belum jeli melihat.  


 Ironisnya lagi.Sambung sumber.Kendati nama Deni Febrian Roza sampai hari ini hangat dibincangkan dari berbagai dugaan yang dia lakukan. Ironisnya.Bapak Kapolres Aceh Tenggara pun,ada mata tidak mau melihat jeritan rakyat.Ada telinga namun terkesan tidak mendengar. Kita ingin,kapolres punya tazhi dan yali melakukan pemberantasan korupsi.Jangan hanya tajam kebawah tapi tumpul ke atas.Jika tidak ada nyali.Lebih baik mundur atau berikan jabatan kapolres tersebut 24 Jam kepada saya.Secara Profesional serta didukung berbagai alat bukti yang ada. Deni Febrian Roza.Ketua DPRK Agara itu, saya pastikan sudah menjadi tersangka.   Berikan 24 jam jabatan itu.Saya pastikan.Dan saya buktikan.Ketua DPRK agara sudah menjadi tersangka.Tantang sumber dan biro media central agara.

 Menjawab central.Sumber kembali menjelaskan.Kendati sekda saya golongkan siluman.Bukan ber'arti kavasitas ketua DPRK dan Sekda itu sama.Artinya"Jika ada pun nama sekda terlibat,bukan berarti dapat kita pastikan atas kehendak dia,Pasalnya"Sekda berada dalam ruang lingkup Pemerintahan.Masih ada bupati dan wakil bupati. Pertayaannya.Beranikah yusrizal menggunakan tangan besinya.Selain itu,Kepribadian sekda tidaklah sekejam itu,beliau dikenal taat mendalami ilmu agama,bahkan suka masuk sebagai anggota jamaah tablir.Punya sosial tinggi dan ramah dalam berkomunikasi.Dengan berbagai pemikiran,Tentu,tidak secepat itu dia saya jadikan tersangka. Mungkin saja dia pun melakukan sesuatu karna terpaksa. Kendati demikian.Julukan siluman akan tetap kita hadiahkan juga untuk sekda agara.Tandas sumber mengakhiri.


Bersambung .Dugaan Dana Reses Fiktip.Baca diberita selanjutnya/Dar

Komentar

Berita Terkini