|

Pemkab Sidoarjo Pastikan Seluruh SPPG Sudah Bersertifikat

 


SIDOARJO, HARIANCENTRAL - Pemkab Sidoarjo pastikan hampir seluruh Satuan Pelayanan

Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sidoarjo telah mengantongi dokumen Sertifikat

Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo pun akan terus

melakukan pedampingan dalam proses penerbitannya.


Data terbaru, sekarang ini tinggal ada tiga dapur SPPG yang belum mengajukan

permohonan dokumen pemenuhan standar baku mutu kebersihan dan kesehatan

tempat pengelolaan pangan itu.


Menurut Bupati Sidoarjo Subandi, Pemkab Sidoarjo akan terus mendorong seluruh

dapur SPPG memenuhi SLHS. Hal tersebut menjadi komitmen pemerintah daerah

dalam mendukung penuh program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. Ia

ingin Program MBG di Kabupaten Sidoarjo berjalan lancar. Bupati juga akan pastikan

seluruh SPPG dapat memenuhi standar higiene dan sanitasi dapurnya.


“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendorong pemenuhan SLHS kepada

seluruh SPPG, langkah ini untuk memastikan seluruh SPPG memenuhi standar

higiene dan sanitasi sehingga keamanan makanan bagi penerima manfaat dapat tetap

terjaga,” kata Bupati Subandi, Selasa (4/11).


Dikatakannya, pemenuhan SLHS penting untuk memastikan kelayakan operasional

SPPG. Pengawasan terhadap SPPG yang telah menyelesaikan proses penerbitannya

juga akan terus dilakukan. Bahkan pemeriksaan berkala juga akan dilakukan kepada

SPPG yang telah mengantongi SLHS. Ia ingin persoalan keamanan makanan dapat

dicegah dengan memastikan standar higiene dan kondisi sanitasi telah dipenuhi dapur

SPPG.


“Pemerintah daerah akan terus mengawal proses penerbitan SPPG yang ada di

Kabupaten Sidoarjo. Jangan sampai ada SPPG yang tidak mendapatkan SLHS,”

ujarnya.


Kabid Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Inensa

Khoirul Harap mengatakan hampir seluruh SPPG di Kabupaten Sidoarjo mengantongi

dokumen SLHS. Saat ada 142 SPPG yang resmi mengantongi SLHS. Tinggal tiga

SPPG yang belum mengajukan permohonan SLHS. Dinkes Sidoarjo akan mendorong

SPPG tersebut untuk mengajukan permohonan SLHS. Seperti lima SPPG yang masih

dalam proses pengajuan SLHS dan dua SPPG yang masih dalam proses penerbitan

SLHS.


“Hampir seluruh SPPG di Kabupaten Sidoarjo telah mengantongi sertifikat resmi

sesuai dengan prosedur yang berlaku, tinggal tiga SPPG yang belum mengajukan

permohonan SLHS kepada kita,” ucapnya.


Inensa mengatakan Dinas Kesehatan Sidoarjo akan melaksanakan pembinaan,

pendampingan dan pengawasan kepada SPPG dalam penerbitan SLHS. Tim

kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan Sidoarjo bersama tim sanitarian Puskesmas

di masing-masing wilayah akan memberikan pelatihan keamanan pangan siap saji

bagi relawan atau penjamah pangan SPPG. Selain itu tim kesehatan lingkungan dan

tim sanitarian Puskesmas juga akan melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL)

disetiap SPPG yang mengajukan permohonan SLHS. Setelah itu instansinya akan

melakukan uji kualitas pangan dan air SPPG lewat laboratorium daerah Kabupaten

Sidoarjo.


"Jika persyaratan pengajuan SLHS telah memenuhi syarat kesehatan, maka SLHS

SPPG dapat diterbitkan," ujarnya. SP

Komentar

Berita Terkini