|

Dinsos Batubara: Jika Rumah Mewah Dan Miliki Aset Lebih Laporkan



BATUBARA -Central : Jika warga melihat ada rumah yang tergolong mewah atau memiliki aset berlebih tertempel stiker penerima bansos, mereka dapat melaporkannya atau memberikan koreksi kepada pemerintah desa/kelurahan sebut Muliadi, SE Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Batubara melalui Sekretaris nya Mukhlis Syahputra, S.HI.M. AP Selasa (14/7-2026).


Katanya Dinsos P3A Batubara telah menyerahkan Stiker Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Batubara sejak Senin tanggal 6 sampai 9-2026 lewat Kantor Camat, Lurah dan Kantor Kepala Desa se-Batubara diserahkan Kabid Pengendalian dan evaluasi data terpadu dan bertanggung jawab mengurus kesejahteraan sosial.Ditambahkannya, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Batubara untuk memasangkan dirumah KPM masing-masing.Maksud dan tujuan pemasangan stiker meningkatkan transparansi dan akuntabilitas untuk menciptakan transparansi di tingkat akar rumput (dusun/lingkungan Desa/kelurahan).


Dengan adanya Stiker yang jelas di depan rumah, seluruh warga sekitar dapat melihat secara langsung siapa saja yang mendapatkan bantuan dari negara serta dapat mengurangi kecurigaan sosial dan memastikan penyaluran bansos dilakukan secara terbuka, tepat sasaran (Graduasi Mandiri) sebut Sekretaris.Secara teknis, Stiker berfungsi sebagai penanda fisik bagi petugas Pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Perangkat Desa, Sarana Kontrol Sosial (Pengawasan Masyarakat), serta sarana media mempermudah Validasi dan Pemutakhiran Data.


Efek nya KPM yang sudah mengalami peningkatan ekonomi (mampu) akan merasa sungkan atau malu jika rumahnya tetap ditempeli stiker "Miskin" atau "Penerima Bansos sehingga KPM akhirnya memilih untuk mengundurkan diri secara sukarela (graduasi mandiri).(jf)

Komentar

Berita Terkini