Aceh Timur, – Usai menghadiri dan memberikan pembinaan pada Apel Pagi seluruh perangkat Desa Blang Jambee, Camat Julok, H. Muhammad Ishak, menyempatkan waktunya untuk melakukan kunjungan langsung ke kediaman salah satu warga yang membutuhkan perhatian, bertempat di Dusun Blangkara, Desa Blang Jambee, Senin (18/05/2026).
Rombongan Camat didampingi langsung oleh Geuchik (Kepala Desa) Blang Jambee, Dodi Suhairi, para perangkat desa, serta anggota Tuha Peut Gampong atau Badan Permusyawaratan Desa setempat. Kunjungan ini dilakukan atas permohonan yang disampaikan oleh Geuchik agar pimpinan Kecamatan dapat melihat secara langsung kondisi tempat tinggal warganya yang dinilai sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak dihuni.
Objek kunjungan tersebut adalah kediaman Ummi Kalsum, seorang janda duafa yang hidup sebatang kara. Diketahui, Ibu Ummi Kalsum memiliki seorang anak laki-laki yang saat ini sedang menempuh pendidikan agama di salah satu Pondok Pesantren, sehingga ia tinggal sendirian di rumah yang kondisinya sudah sangat rusak tersebut.
Setelah melihat dan meninjau kondisi bangunan rumah yang reyot, beratapkan bocor, serta dinding yang sudah tidak utuh itu, Geuchik Blang Jambee, Dodi Suhairi yang akrab disapa Pak Dod, menyampaikan harapan besarnya agar nasib warganya segera diperhatikan.
“Saya memohon dan sangat berharap agar Ibu Ummi Kalsum ini bisa mendapatkan bantuan pembangunan rumah layak huni dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, atau langsung mendapat perhatian dari Bupati kami tercinta, Bapak Iskandar Usman Alfarlaky. Beliau ini seorang janda yang hidupnya sangat sederhana, anaknya pun sedang menuntut ilmu agama di salah satu Pondok Pesantren dan tidak ada yang bisa membantu memperbaiki rumah ini. Kondisinya sudah sangat darurat dan membutuhkan uluran tangan kita bersama,” ungkap Dodi Suhairi.
Melihat kondisi rumah yang memilukan itu, Camat Julok, H. Muhammad Ishak, turut merasakan keprihatinan yang mendalam. Ia berjanji akan memperjuangkan nasib ibu Ummi Kalsum ke tingkat kabupaten agar segera dicarikan solusi terbaik.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi tempat tinggal Ibu Ummi Kalsum ini. Beliau hidup sendirian sementara anaknya sedang menempuh pendidikan agama jauh dari rumah. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai pemerintah untuk hadir membantu warga yang lemah dan kurang mampu seperti ini. Saya pastikan akan segera melaporkan kondisi yang sebenarnya kepada Pemerintah Kabupaten dan Bupati Aceh Timur, agar kasus ini segera masuk dalam skala prioritas untuk mendapatkan bantuan perbaikan atau pembangunan rumah baru,” tegas H. Muhammad Ishak.
Kehadiran rombongan pemerintah ini disambut haru oleh Ibu Ummi Kalsum dan warga sekitar, yang kini menaruh harapan besar agar janji baik tersebut segera terwujud.

