Serdang Bedagai, hariancentral.net : Meski telah luas larangan terhadap satuan pendidikan melakukan pungutan, namun pengutipan liar di sekolah sekolah masih terus berjalan. Dugaan Sekolah SMP Negeri 1 Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai terus melakukan pungli semakin merebak namun
hingga hari ini kepala sekolah masih bungkam.
Berdasarkan informasi masyarakat yang tak mau disebut namanya, diduga di sekolah itu masih diberlakukan pungutan-pungutan kepada siswa murid di sekolah tersebut.
Informasi tersebut menyebutkan adanya pungutan-pungutan kepada siswa. Yaitu Uang OSIS sebesar Rp 15 000 per bulan, Uang Perpisahan untuk Kelas 9, sebesar Rp 235.000, yang mengutip Wali Kelas masing masing dan diserahkan kepada salah seorang oknum wakil kepsek.
Ketika awak media mengkonfirmasi Kepsek SMP Negeri 1 Dolok Masihul, di Sekolah itu, Rabu (22/4/2026) Rosnita Purba tidak berada di kantornya. Menurut Satpam yang menerima wartawan, kepsek sedang keluar. Saat dihubungi ke nomor ponselnya 0851 2303xxxx, tidak diresponnya.
Aksi bungkam Kepsek menguatkan dugaan bahwa informasi tersebut sengaja ditutupi agar tidak beredar luas ke masyarakat.
.(Tim).

