|

Skandal Dugaan Korupsi Pada Dinas Kesehatan Agara.Semakin mencuat. Oknum Kadinkes disebut-sebut.Kebal Hukum



hariancentral-kutacane : Kendati berbagai dugaan Indikasi Penyimpangan Dana terus mencuat kepublik.Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Aceh  Tenggara(agara)sampai saat ini tidak tersentuh oleh hukum.


Desakan kepada institusi Penegak hukum terus dicetuskan.Pencopotan jabatan pun menjadi harapan.Ironisnya"Bupati Aceh Tenggarapun belum juga bergeming untuk merealisasikan harapan,kendati kridibilitas dan orientasi jiwa kepemimpinan sang kadinkes itu jelas diragukan"Bobrok"menimbulkan berbagai dugaan  tindakan pidana hingga ketidak harmonisan.


Saat ini.Berbagai mata dan telinga terus gencar melayangkan kritikan pedas atas volemik yang melanda pada dinas kesehatan aceh tenggara dibawah kepemimpinan,


Selain dianggap tidak berintekritas alias bobrok menjalan berbagai program yang telah dianggarkan.Kadinkes ini juga dianggap terlalu sombong sebagai pelayan publik.


 Kesombongan itu pun semakin terlihat karna  merasa dilindungi oleh pejabat hebat sehingga yakin,Kapolres dan Kejari hingga Kapolda bakal tidak akan mampu menyentuhnya secara hukum.Kendati miliaran uang rakyat itu diduga terkuras.


 Salah satu LSM Pokal diaceh tenggara.Sampai saat ini terus gencar menguraikan berbagai  dugaan korupsi yang dilakukan oknum Kadinkes agara.Tidak sampai disitu,Jupri Yadi.Ketua LSM Tipikor juga semakin mendesak bupati agara secepatnya mencopot jabatan sang kadinkes tersebut.


Kepada central.Jupri Yadi.R.Kembali menegaskan.Pihaknya akan terus berjuang menyampaikan Aspirasi masyarakat agar uang rakyat itu dapat terjaga tepat sasaran.Yang melakukan korupsi wajib mendapat ganjaran.

"Kami yakin.Lambat laun,sang kadinkes itu akan masuk keterali besi. Kendati saat ini kita yakin dia masih dilindungi.Tandas Jupri Yadi.kamis.23/4/2026.


Pasalnya"Lanjut Jupri.Semuanya sama dimata hukum.Tidak mengenal istilah ada yang kebal hukum.

Apalagi menjamur dengan dugaan korupsi.Dipastikan akan menjadi sambal garapan bagi proses hukum kendati seribu tangan besi ada melindungi.Jelas jupri penuh semangat.


Ketua LSM Tipikor menguraikan.

Selain merujuk pada hasil temuan BPK.Serta berbagai mata anggaran APBK yang diduga terkuras tampa realisasi yang jelas.

Dia juga mendalami realisasi dana yang sudah dialokasikan melalui dana Bantuan Oprasional Kesehatan(BOK) yang diduga menjamur dengan kegiatan fiktip.Mark-up dan tumpang tindih.Yang  diduga terjadi pada anggaran 2024-2025.


Adapun mata anggaran yang menjadi perhatian serius  oleh APH.Diantaranya"

 Belanja  Obat-Obatan -Obat-Obatan.Lainnya(Kewajiban 2024) Rp.3.545.534.390.

Rehabilitasi Gedung  Aula Kantor  Dinas Kesehatan(Kewajiban 2024) Rp.291.558.000.Rehabilitasi Puskesmas Lawe Perbunga(Kewajiban 2024).Rp 681.514.400.

Belanja Kawat/ Faksimili/Internet/TV Berlangganan.Rp.66.000.000.Belanja tagihan lisrik yang mencapai  dalam APBK.Rp.200.989.224 Belanja makanan dan minuman Rapat.

Pengadaan Vitamin Balita Miskin.Rp.69.297.522.

Pengadan PMT Biskuit bagi Balita Miskin Rp.125.993.374.Dan Masih banyak mata anggaran yang belum dapat kami sebutkan satu persatu.Pungkas Jupri Yadi.R

.Ketua LSM Tipikor Aceh Tenggara.


"Benarkah Kadinkes diperiksa dipolres agara"


Inpormasi yang lain.Media central juga menerima perkembangan atas tindak lanjut dugaan yang berkembang pada dinas kesehatan aceh tenggara.


Disebutkan.

Oknum kadinkes saat ini dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh Jajaran penyidik polres aceh tenggara.

Bahkan disebutkan.

Oknum kadinkes agara juga sudah dipanggil serta di minta keterangan'nya oleh penyidik menyangkut dugaan korupsi yang disimyalir telah dilakukan oleh sang kadinkes agara.


Hal senada juga disampaikan ketua LSM Tipikor menyangkut inpormasi yang berkembang.

"Ya.Saya juga menerima inpormasi atas pemanggilan Kadinkes tersebut.Kendati demikian.Keterangan resmi dari pihak  Kepolisian belum kami dapat.Insya allah,kami secepatnya juga akan melakukan komfirmasi pada Kapolrea Aceh Tenggara agar mendapat klarifikasi yang lebih jelas.lugas dan benar.Jawab Jupri yadi Mengakhiri.


Sementara itu.Bapak kapolres Aceh Tenggara.Saat dikomfirmasi media central.Kamis.23/4/2026.Hingga berita inj dilansir kemeja redaksi.Belum memberi  jawaban  menyangkut inpormasi pemanggilan oknum Kadinkes agara oleh Polres setempat/Dar



Komentar

Berita Terkini