|

Ketua IPSM Provinsi Sumut Hadiri Pelantikan Pengurus Kabupaten Toba, Tekankan Pentingnya Penanganan Lansia Terlantar

 


TOBA – Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Provinsi Sumatera Utara, H. Muchrid Nasution, SE, menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan pengurus IPSM Kabupaten Toba periode 2026-2031. Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan latihan dasar kepengurusan ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Jumat (10/04/2026).



 

Acara mengusung tema "Hadir Lebih Dekat Melayani Masyarakat Menuju Toba Mantap". Dalam kesempatan tersebut, dikukuhkan Ketua IPSM Kabupaten Toba, Bapak Jhon Hardi Napitupulu, didampingi Sekretaris Immanuel Napitupulu, S.IP, dan Bendahara Kenny D. Pardede, S.H.

 

Dalam sambutannya, H. Muchrid Nasution menegaskan bahwa organisasi yang telah berdiri sejak 1 Juli 1975 ini berfokus pada pengabdian dengan nilai sosial yang tinggi. Ia mengingatkan bahwa permasalahan sosial di Sumatera Utara cukup kompleks, di mana angka kemiskinan masih menjadi prioritas, namun kasus lansia terlantar sering kali terabaikan.

 

“Hal ini sering terlupakan ketika anaknya merantau, sehingga orang tuanya ditinggalkan. Kasus seperti ini banyak ditemukan di desa-desa. Maka itu, kami berharap IPSM dapat hadir membantu lansia yang terlantar,” tegas Muchrid.

 

Ketua IPSM Provinsi menekankan agar keberadaan organisasi ini tidak hanya menjadi seremonial semata. Ia menuntut kinerja nyata dari pengurus yang baru dilantik sebagai mitra pemerintah daerah.

 

“Jangan sampai tidak ada hasil kerja. Setelah pengukuhan ini, segera bekerja dan berkoordinasi langsung. IPSM ini bukan organisasi ecek-ecek, melainkan wadah profesional,” ujarnya.

 

Untuk memastikan akuntabilitas, dalam Surat Keputusan (SK) pengukuhan diatur agar pengurus melaporkan kegiatan setiap tiga bulan sekali melalui Dinas Sosial. Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Toba yang mencakup 16 Kecamatan, 231 Desa, dan 13 Kelurahan, Muchrid meminta dukungan penuh dari Bupati agar permasalahan sosial dapat diselesaikan tuntas.

 

Ia juga menegaskan disiplin organisasi, di mana seluruh pengurus wajib mengikuti jenjang pelatihan mulai dari latihan dasar, lanjutan, hingga khusus tingkat nasional. Ia bahkan tak segan mengancam akan melakukan evaluasi atau pencabutan izin operasional jika dalam periode mendatang tidak ada pengurangan angka masalah sosial.

 

“Ingatkan teman-teman PSM, jangan pilih-pilih dalam membantu. Tiada satu hari pun tanpa pengabdian. Situasi politik sudah selesai, sekarang waktunya kita bekerja sama membangun Toba menjadi lebih baik,” tambahnya.

 

Sementara itu, Bupati Toba dalam arahannya menyebutkan bahwa pelantikan ini merupakan wujud kepercayaan. Oleh sebab itu, pengurus diminta mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas tinggi.

 

Acara ditutup dengan harapan agar penanganan masalah sosial di Toba dapat segera terselesaikan, menuju terwujudnya visi "Toba Mantap". Rencananya, Musyawarah Daerah (Musda) IPSM akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang.Ketua Panitia Pelaksana: Hanna Idawati Sitohang. (Agus juntak)

Komentar

Berita Terkini