hariancentral-kutacane.
Oknum Pejabat Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Aceh Singkil.Diduga melakukan berbagai Penyimpangan dana APBK yang dialokasikan untuk berbagai kegiatan guna meningkatkan pelayanan dalam bidang kesehatan.
Ironisnya.Anggaran itu ditengarai telah menyimpang dari juknis,bertujuan untuk memperkaya diri dan golongan.Terstruktur dan Masif.
Inpormasi itu disampaikan nara sumber media central,belum lama ini melalui Aplikasi WahtSApP.
"Tolong hadir secepatnya diaceh singkil bang.Semua dugaan korupsi yang mereka lakukan pasti akan saya beberkan.Miliaran uang itu dari berbagai kegiatan terindikasi kuat sarat penyimpangan. Beber sumber yang berharap kehadiran biro media central diaceh singkil.
"Sebagian dugaan kecil dulu bang saya beberkan.Lanjut sumber pada biro media central.Yang berharap dugaan itu bisa diperjuangkan hingga proses hukum.Sembari meminta identitasnya dirahasiakan.
Diantaranya"
Belanja Obat-obatan.BMHP dan Reagensia.RP.11.586.600.000. Menyangkut kegiatan ini,bukan saja melibatkan pejabat RSU setempat.Manuver untuk melakukan korupsi itu bahkan banyak oknum luar diduga ikut terlibat dengan berbagai peran masing-masing.Tutur sumber menguraikan tindakan terstruktur dan masif yang dilakukan.
Selanjutnya.
Belanja Barang dan Jasa.BLUD.Rp.9000.000.000.
Renovasi ruang Cathlab.Rp.2.000.000.000. Belum termasuk ruangan yang lain.Bahkan dana untuk pengangkutan dan pemusnahan Limbah Juga sangat layak dikomfirmasi secara detiel harap sumber mengarahkan.
Selain itu.Dugaan Mark-up yang dilakukan dipastikan terang benerang jika kasus ini sampai serius ke jalur hukum.Kita orang dalam.pasti tau sistim main mereka.Tolong jaga saya.Kami percayakan pada media central dan pasti akan saya beberkan semuanya nanti bangda..Tandas sumber mengakhiri.sembari mengirimkan salah satu nomor oknum.Sayangnya.Anggaran 2025 itu belum berhasil dikomfirmasi hingga berita sampai dimeja redaksi/Dar

