Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan keseriusannya dalam menangani kerusakan jalan berlubang di sejumlah wilayah. Kerusakan pada ruas Jalan Desa Entalsewu Dusun Pendopo Kecamatan Buduran akhirnya di aspal, Sabtu, 7/3/26.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, Perbaikan ini sepenuhnya dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan oleh awak media Harian Central, perbaikan jalan telah dari ruas jalan Dusun Pendopo Desa Entalsewu Kecamatan Buduran. Di hari sabtu 7/3/26 dengan adanya alat berat dan peralatan untuk pengaspalan.
Bupati Subandi menjelaskan bahwa program perbaikan jalan Secara serentak, perbaikan juga dilakukan di lima kecamatan dengan total 16 ruas jalan yang masuk dalam program gelombang pertama pada pekan pertama Februari. Lima kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Sidoarjo, Buduran, Sedati, Gedangan, dan Waru. Ibmbu Bupati subandi Di sela-sela sidak di ruas jalan Kecamatan waru.
Bupati Sidoarjo meminta Pemantauan harian dilakukan untuk memastikan kualitas pengerjaan dan material tetap terjaga, terlebih perbaikan dilakukan di tengah musim hujan. Bupati berharap hasil perbaikan dapat bertahan lama dan tidak cepat mengalami kerusakan kembali.
“Dengan pengawasan ini, kita bisa memastikan kualitas material dan proses pengerjaan. Di musim hujan, minimal perbaikan aspal ini benar-benar bisa bertahan cukup lama,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Subandi menjelaskan bahwa metode perbaikan jalan yang digunakan adalah aspal hotmix. Ia juga menyoroti penyebab utama kerusakan jalan, antara lain genangan air hujan, tingginya volume kendaraan, serta belum tersedianya saluran drainase di beberapa titik.
“Kita lihat di kanan-kiri jalan belum ada saluran drainase dan lalu lintas juga padat. Ke depan, pada tahun 2027 kita upayakan seluruh ruas jalan memiliki drainase agar tidak mudah rusak dan berlubang,” jelasnya.
Masyarakat khususnya di Dusun Pendopo sangat senang atas perbaikan jalan saat ini, karena jalan yang rusak parah dengan lubang yang cukup besar dan dalam akhirnya diperbaiki.
Karena masyarakat sendiri juga membantu dengan cara memberi Ban-ban bekas sepada motor agar masyarakat tidak sampai jatuh.
"Masyarakat berharap perbaikan ini jangan hanya sebatas perbaikan biasa tapi melainkan yang baik sekalian" Imbuh masyarakat
sahala

