|

Sekda Tebing Tinggi Tampak 'Amnesia', Anak Pejabat Dapat Beasiswa Utusan Daerah



Tebing Tinggi, Harian Central.net


Demo Tebing Tinggi Bergerak kembali mengguncang. Beasiswa Utusan Daerah (BUD) kembali disorot yang dinikmati 3 orang anak pejabat di Kota itu. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi tiba-tiba terkesan  amnesia tidak tau siapa nama anaknya yang termasuk salah seorang penerima BUD. 


Erwin Suheri Damanik Sekda Kota Tebing Tinggi, tampak linglung  ketika pendemo Coki Nainggolan dan Aswadi Simatupang mempertanyakan siapa  siapa penerima BUD, Senin (02/02/2026) di depan Kantor Walikota Tebing Tinggi. Sekda dicecar dengan pertanyaan anak pejabat mendapat BUD termasuk salah seorang anak Erwin Suheri. 


Bahkan Erwin Suheri ditantang  agar menyebutkan siapa siapa penerima BUD tersebut, agar Coki Nainggolan membantu memberikan uang kostnya. "Kalau kriteria penerima BUD adalah anak yang pintar, banyak anak Tebing yang pintar. Contohnya salah satu penjaga parkir di Jalan Bedagai, masuk Kedokteran UI, satu lagi di Atmajaya." Kata Coki. Erwin Suheri berasumsi anak penerima BUD itu adalah yang memiliki nilai baik, bukan anak kurang mampu. Beasiswa anak kurang mampu sudah ada pos nya tersendiri, kilah Erwin. Hingga azan dzuhur berbunyi Erwin tetap tidak menjawab desakan siapa-siapa anak pejabat yang menerima BUD.


Demo kali ini kembali menegangkan urat leher yang diorasi Aswadi Simatupang dkk. Termasuk menyuarakan bangunan pasar Inpres Rp 3,7 M yang sudah diresmikan menambah susah pedagang. Bangunan tidak tersedia bagi 500-an pedagang yang berjualan di Pasar Inpres sementara menurut pedagang ketersediaan  bangunan kurang.  Sebelumya telah disetujui di dalam rapat bersama Walikota,  semua pedagang akan ditampung sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di jalan dan di luar  gedung pasar. Selain itu pasar dibangun tidak sesuai kualitas yang diperlukan para pedagang. Kolam renang yang baru diresmikan Walikota juga tersebut di dalam orasi demo, dikritik tidak sesuai dengan kualitas yang diharapkan masyarakat meski sudah menghabiskan anggaran "bermeter-meter" namun kini sudah retak-retak, berlumut, tidak diganti airnya. 


Demo berjalan tertib dikawal puluhan pengaman dari Polres Tebing Tinggi yang berujung dengan kesepakatan tuntutan pendemo akan disampaikan Sekda kepada Walikota. (Asmi)

Komentar

Berita Terkini