|

Jembatan Lawe Pinis Agara Disinyalir Bermasalah

 



hariancentral-kutacane : Sejumlah Proyek yang menyebar di berbagai Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara(agara)  tahun 2025 disinyalir Sarat masalah.

 Selain Pekerjaan yang dilakukan terindikasi tidak sesuai dengan Spesifikaai teknis.Kegiatan 2025 itu juga disebut-sebut belum claer 100 % dikerjakan.Sementara tahun 2025 sudah berlalu.

 

  Salah satu kegiatan itu.Yakni"Pembangunan Jembatan  Kontruksi.5x12 yang terletak di Lawe Pinis.Kecamatan Darulhasanah Kabupaten.Aceh Tenggara.

 Inpormasi  dari berbagai sumber,yang dapat dihimpun media central,mengatakan.

 "Jembatan Lawe Pinis itu sudah melewati masa kontrak kerja.Ini membuktikan,Lemahnya kwalitas perusaan dan lemahnya pengawasan dari pihak terkait sehingga target waktu yang sudah ditentukan tidak bisa tercapai.

 "Jangan jadikan Bencana diaceh tenggara menjadi alasan.APH dan dinas terkait harus Melihat secara detiel tanggal dan bulan berapa aliran dana masuk ke rekening perusahaan.Jika belum ditarik,wajar ada toleransi.Jika sebaliknya terjadi.Maka PPK dan APH harus mengambil sikap tegas.Tandas Sumber yang minta identitasnya dirahasiakan.

 Lanjutnya.Kita juga berharap.Bupati Aceh Tenggara  jangan memakai pola lama dan benar-benar Profesional  ikut menempatkan orang yang mempunyai orientasi dan berkridibilitas yang baik.Tidak pernah dipanggil atau diperiksa oleh APH.Tidak terjadi pengembalian dana apa lagi tersandung kegiatan yang bermasalah.

Artimya tutur sumber.Orang seperti itu tidak mesti diberi kepercayaan menangani sebuah kegiatan jika ingin terlihat  agara bermartabat.

 Selain Jembatan Lawe Pinis.Berbagai Pihak juga berharap.Adanya pengawasan yang ketat menyangkut setiap mata  anggaran

 Pada setiap kegiatan.

Seperti"Proyek Jembatan Mbarung.Dana Pemeliharaan Jalan.Dan material yang digunakan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik.

 Pasalnya"Selain jembatan.Dana Pemeliharaan jalan juga kini menuai pertayaan banyak pihak

"Berapa dana yang dialokasikan tahun 2025,Selain dikecamatan lawe Alas.Dana itu direalisasikan kemana saja.Memakai bahan apa dan perusahaan siapa.

 Kami menduga.Anggaran umtuk jembatan dan Pemeliharaan jalan itu sarat KKN. 

 Selain itu.Sambungnya.Kegiatan Perencanaan jalan 2026 juga wajib dievaluasi dengan baik agar tidak terjadi Pemborosan anggaran.Pungkas nya mengakhiri. Selasa.13/1/2025.

 Menyangkut berbagai kegiatam yang disampaikan.Media central belum mendapat inpormasi.Siapa PPK dan pihak pelaksana kegiatan tersebut.


Komentar

Berita Terkini