hariancentral-kutacane Sejumlah Kepala.Sekolah pada jajaran kantor Kementerian agama.Wilayah Aceh Tenggara(Agara)"Geram"Atas keputusan Negara melalui Intruksi Presiden.Republik Indomesia(RI).Yang telah mengambil Kebijakan,memangkas anggaran untuk dunia Pendidikan di Jajaran Kementerian agama berkisar 50 Persen.
Keputusan Presidem itu.Di anggap tidak Rasiomal.Terkesan di Paksakan tampa efisiensi yang mendalam.
Pemangkasan Anggaran yang mencekik leher dunia Pemdidikan yang berbasis Islamiah itu.Diperkirakan sangat berdampak pada sekolah khususnya jajaran Kementerian agama.
Pasalnya.Banyak Program kegiatan sekolah untuk kemajuan SDM Siswa dan Guru serta kegiatan lain nya bakal putus di tengah jalan.Hingga Pelepasan guru honor juga bakal di jalankan.
.Negara di anggap tidak Relepan dalam Mengambil Kebijakan alasan demi Kepentingan Negara sehingga dunia Pendidikan pun ikut menjadi Korban.
Ironisnya lagi.Keputusan Presiden prabowo di anggap tidak mencapai Rasa Ke adilan,Disinyalir ada unsur kepentingan Pribadi dan Golongan.
Pasalnya.Pemamgkasan dana Untuk Pendidikan itu tidak terjadi pada dinas Pendidikan dan kebudayaan.Namun hanya tercipta pada sekolah. dijajaran Kementerian agama yang menyebar di seluruh wilayah.Ini Menjadi Pertayaan bahkan menjadi Jeritan bagi setiap.kepala selolah dan guru di jajaran kememterian agama.Khususnya aceh Tenggara(Agara).Tutur salah satu Kepala sekolah MTsN wilayah Aceh.Tenggara pada media central.Senin.17/2/2025.
Kepala sekolah.Yamg minta identitaanya dirahasiakan.Berharap.Keputusan Prediden RI itu dapat di Kaji ulang.Menempatkan rasa keadilan bagi setiap bidang.
Menyikapi Impormasi tersebut.Media central.Belum berhasil mengkompirmasi Kepala Kantor kementerian agama wilayah Aceh Tenggara(Agara).Bapak.Saipul.S.H.I/Dar
.jpeg)
