|

APH diminta Lakukan Lidik menyeluruh Pada Proyek P3-TGAI di agara

 





harian  central-kutacane.


Desakan pada Aparat Penegak Hukum diwilayah Kabupaten Aceh Tenggara(agara),Untuk melakukan lidik menyeluruh pada kegiatan  yang bersumber dari dana APBN,terus disampaikan.



Menurut warga.Kegiatan yang menelan dana puluhan miliar itu sampai saat ini masih rentan dengan berbabai persoalan yang berdampak pada masyarakat ,bahkan telah menimbulkan kerugian pada  keuangan pemerintah daerah.


Adapun sejumlah persoalan yang kini terus mencuat dan masih menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat.Kabupaten Aceh Tenggara itu.


Diantaranya"Proyek P3-TGAI.Tahun 2026.Sumber dana APBN.


 Diduga kuat.Proyek P3-TGAI.Yang menelan dana Puluhan miliar itu,tidak sesuai lagi dari harapan pemerintah, menyimpang dari dari spesifikasi teknis .Melabrak peraturan dan per'undang-undangan.Menciptakan berbagai modus untuk meraup keuntungan yang berlipat ganda,diatas penderitaan rakyat agara.Melakukan monopoli melalui penzaliman pada hak masyarakat hingga pada dugaan jual beli paket Proyek disebut-sebut mulus berjalan.



Dari berbagai data inpormasi yang terserap.Prihal.Dugaan pada proyek P3-TGAI diagara.


Dikatakan"

Ada beberapa nama yang dianggap menjadi aktor intlektual alias tukang"Kotak-katik"Proses pelaksanaan proyek P3-TGAI tersebut.


Diantaranya"Burhan Alfin. Dan saudara Andi.


Nama Burhan Alfin,tidak asing lagi bagi masyarakat terkhusus dijajaran para kelompok tani,wartawan,lSM hingga APH.


Burhan alfin.Merupakan salah satu kepercayaan bapak irmawan S,sos.Anggota DPR-RI,Politisi dari partai PKB.


Ratusan paket proyek  melalui pokok pikiran(Pokir) Irmawan.S,sos,setiap tahunnya masuk ke Aceh Tenggara disebut-sebut dalam kekuasaan burhan Alfin.


Sangat disayangkan.Program andalan negara ini telah berbalik arah.Dikotak,katik oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang bertujuan memperkaya diri dan golongan diatas penderitaan masyarakat.Kenapa tidak!! Paket kegiatan yang seharusnya menjadi hak mutlak para kelompok tani diagara,malah dikuasai para kontraktor alias pihak ketiga.Anggota kelompok tani dan bendaraha dijadikan penonton dan alat pelengkap administrasi.


"Ya.Itu benar.90 % Pokir Irmawan itu tidak berjalan sesuai harapan.Beber sumber pada media central belum lama ini dikutacane.Sembari meminta central untuk dapat melakukan investigasi pada pekerjaan yang berlokasi pada desa biak moli dan pedesi dikecamatan bambel.


"Dugaan jual beli paket proyek itu sudah menjadi rahasia umum.Bahkan itu terjadi setiap tahunnya. Tandas sumber sembari sempat mengaku pernah ikut sebagai pembeli paket proyek P3-TGAI pokir Irmawan S,sos. Tahun sebelumnya.

"Apa dia cerita.Minta aja siburhan alfin itu sumpah alqur'an.Ambil wudhuk.Sumpah dimesjid.Tidak usah banyak orang.Cukup kalian berdua saja.Berani tidak siburhan alfin.Saya pastikan.1000 %,burhan alfin tidak akan berani.Tantang sumber.Yang minta identitasnya dirahasiakan.


"Jika burhan berani melakukan sumpah.Maka saya lebih berani lagi disumpah.Bahkan saya siap disumpah berkali-kali dimesjid yang berbeda.Saat itu bukan saya saja yang membayar,bahkan rekan saya kontraktor dari desa pulo kemiri juga membeli paket proyek itu.Selain berbentuk kwitansi.Seingat saya bukti transfer juga masih ada sama kontraktor itu,Sayangnya,saya tidak menguasai bukti itu,Sebab.Saya berdua dengan saudara untuk satu paket kegiatan .Beda dengan rekan yang dipulo kemiri.Kalau saya tidak salah,untuk dia ada dua paket kegiatan.


Menurut sumber.Untuk membuktikan jual beli paket Proyek itu terjadi.Semudah membalikan jari.


" Semudah balik'kan jari,untuk menjadikan oknum-oknum bejat itu tidur diterali besi.Jawab sumber lantang pada central.


"Ambil keterangan pada setiap nama ketua kelompok.Bendahara dan anggota.Tanyakan.Apa benar.Proyek P3-TGAI itu dikerjakan langsung oleh mereka.Tanyakkan bagian atau bidang mereka masing-masing,dan tanyakan siapa nama pendamping mereka atau TPM.Berapa kali mereka lakukan pertemuan dan siapa yang membuat pengajuan hingga penarikan uang.Tunjukan poto-poto dokumen saat proses berjalan.Hingga bukti pembelian bahan bangunan dan material beserta poto.Bahkan jika APH mau menguatkan buķti,saya yakin,jika APH minta buku rekening dan stempel para kelompok!!Saya pastikan.50 % keatas tidak lagi berada dalam penguasaan para kelompok.Masalahnya?Jika tahapan ini dipublikasikan ke publik,secara otomatis akan cepat diantisipasi oleh para  tupai-tupai dengan cara memberikan administrasi itu pada ketua kelompok dan kembali mengunci ketua kelompok.


Selain itu.Lanjut sumber lagi.Untuk menguatkan dugaan terjadi penyimpangan,dapat dikroscek langsung pada fisik dilapangan.

Lihat secara langsung.Dengan data jangan hanya melihat demgan mata,agar APH tau berupa kerugian negara itu telah tercipta.Bagaimana bisa sesuai juknis.Fee proyek sudah 80 juta.Dari anggaran Rp.195 juta,Diperkirakan hanya dapat direalisasi berkisar Rp.50 juta.Jangan heran.Proyek itu bobrok

Bahkan roboh.Pecah,retak dan mudah berlobang.Pungkas sumber mengakhiri.


Dugaan keterlibatan nama burhan alfin.Diperkuat kembali dari hasil komfirmasi kepada saudara andi.Menyangkut beberapa titik lokasi proyek P3-TGAI tersebut.


Andi.Yang diketahui juga salah satu kepercayaan burhan alfin.Sekaligus disebut-sebut juga sebagai menantu burhan alfin.


Saat dikomfirmasi media central belum lama ini.Sempat mengatakan.Kegiatan  P3-TGAI yang berada dikumbang indah.Kecamatan badar.Tepatnya disekitar SKB,mengaku bukan kegiatan dia,melainkan milik pak burhan alfin. 


"Itu bukan kegiatan saya.Itu milik pak burhan.Hanya nama kelompok saya yang dipakek.Termasuk di Desa Batumbulan.Dikerjakan oleh ipar saya(Silih).Hanya kelompok saya yang dipakai.Jawab andi polos saat dikomfirmasi media central.


Anehnya.Nama andi bukan saja menggema diwilayah kecamatan Babussalam dan Badar.Namun.Nama andi juga mencuat diberbagai kecamatan lain.Seperti"Dikecamatan lawe Alas.Lawe Sigala dan Semadam.Bahkan andi disebut-sebut secara langsung .enguasai sejumlah paket proyek hingga menguasai buku rekening dan stempel para kelompok.


Berbagai dugaan itu sempat menjadi objek komfirmasi wartawan central.Namun andi terkesan menghindar setelah wartawan central menunjukan komitmennya untuk terus membuka segala takbir kebohongan yang diduga telah mereka lakukan.Dengan kata lain.Harapan tidak direspon media central.Alhasil.Nomor WahtSApP  biro central pun lagi-lagi diblokir oleh saudara Andi.Sementara burhan alfin.Enggan menjawab pesan dan panggilan dari WahtSApP media central.Senada juga dengan Bapak Irmawan S,sos.Yang disebut-sebut sebagai pemilik pokir 20 paket lebih P3-TGAI diagara itu.Tidak memberikan tanggapan pada media central/Dar

Komentar

Berita Terkini