|

TIM PENYULUH MABES TNI TEKANKAN PENCEGAHAN KARHUTLA DI KABUPATEN TULANG BAWANG



( Hariancentral net)

Dente Teladas (Tulang Bawang) -- Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah Kodim 0426/TB Kodam XXI/Radin Inten. Kegiatan yang mengusung tema “Pencegahan Pengulangan Kebakaran Hutan dan Lahan” tersebut dilaksanakan pada Selasa (1/9/2026) pukul 10.00 WIB, bertempat di Balai Kampung Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, dan diikuti sekitar 100 peserta.


Kegiatan tersebut dihadiri Tim Penyuluh Mabes TNI yang terdiri dari Kolonel Inf MM Yamin Ahmad, S.Pd., M.M., Kolonel Sus Mulyana, Mayor Ckm Asnawi, S.E., M.H., Kapten Cpm I. Gusti Bagus, A.W., S.H., dan Kapten Cpm Sukato Sembiring. Turut hadir Danramil 426-02/Mgl Kapten Inf Hasin, Kapolsek Dente Teladas Iptu Nurkholik, Danpos TNI AL Teladas Kopka Edi Sugianto, Camat Dente Teladas Zainuddin, aparatur kampung, para kepala kampung se-Kecamatan Dente Teladas, unsur Damkar, BPBD, Satpol PP, para Babinsa serta tamu undangan.


Dalam sambutannya, Camat Dente Teladas Zainuddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Penyuluh Mabes TNI. Ia mengajak seluruh peserta untuk turut aktif menyampaikan edukasi mengenai bahaya Karhutla melalui media sosial maupun forum-forum resmi. Pencegahan Karhutla, menurutnya, membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah kampung dan pihak swasta.


Sementara itu, Kolonel Inf MM Yamin Ahmad menegaskan bahwa Karhutla merupakan ancaman lintas sektoral yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat hingga perekonomian. TNI turut berperan dalam penanggulangan bencana sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk membantu pemerintah dalam menghadapi bencana dan kesulitan masyarakat. Ia menekankan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas karena mencegah jauh lebih baik daripada menanggulangi.


Materi penyuluhan kemudian disampaikan Kolonel Sus Mulyana. Dalam paparannya dijelaskan bahwa kebakaran dapat dipicu oleh berbagai sumber bahan bakar, seperti lahan gambut, daun kering akibat musim kemarau serta tumpukan sampah. Sumber api juga dapat berasal dari kelalaian manusia, antara lain membuang puntung rokok sembarangan, api unggun yang tidak dipastikan padam, maupun pembakaran lahan dan sampah.


Kolonel Sus Mulyana juga mengingatkan bahwa faktor manusia menjadi salah satu penyebab utama terjadinya Karhutla. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak menggunakan cara pembakaran sebagai langkah praktis dalam membersihkan lahan maupun sampah. Edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan dalam mencegah terjadinya kebakaran.


Kegiatan penyuluhan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif TNI dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla. Masyarakat diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan pesan pencegahan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, serta segera melaporkan apabila ditemukan indikasi terjadinya Karhutla di wilayah masing-masing.


Pada pukul 12.45 WIB, kegiatan penyuluhan Karhutla dari Mabes TNI di wilayah Kodim 0426/TB Kodam XXI/Radin Inten selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pencegahan Karhutla secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Tulang Bawang," tutupnya.( Masderik)

Komentar

Berita Terkini