|

Rp1,118 Miliar untuk Revitalisasi SMPN 1 Somolo-Molo, DPD LIRA Nias Turun Investigasi



HarianCentral,net| Nias – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Nias melakukan kunjungan investigasi dan pemantauan terhadap pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Negeri 1 Somolo-Molo, Kecamatan Somolo-Molo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026).


Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan pengawasan masyarakat terhadap program pemerintah, khususnya kegiatan yang bersumber dari anggaran negara.


Tim DPD LIRA Kabupaten Nias yang turun ke lokasi terdiri dari Denius Gulo, Aroziduhu Gulo, Kedatangan mereka diterima langsung oleh Kepala SMP Negeri 1 Somolo-Molo, Hepilianus Lase, S.Th., Ketua P2SP Sumarlinus Gulo, serta sejumlah guru.


Dalam pertemuan tersebut, Kepala SMP Negeri 1 Somolo-Molo, Hepilianus Lase, menyambut baik kunjungan DPD LIRA. Ia menyatakan pihak sekolah siap memberikan informasi terkait pelaksanaan program revitalisasi secara terbuka dan transparan.


“Kami menyambut baik kunjungan DPD LIRA. Tentunya, dalam pelaksanaan program revitalisasi ini, pihak sekolah akan memberikan informasi yang akurat dan transparan,” ujar Hepilianus.


Hepilianus menjelaskan, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Negeri 1 Somolo-Molo bersumber dari APBN melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dengan pagu anggaran sebesar Rp1.118.365.000.

Pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak awal Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada November 2026, dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.


Menurut Hepilianus, progres pekerjaan saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen. Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rehabilitasi empat ruang kelas dan pembangunan satu unit toilet baru.


Rehabilitasi ruang kelas mencakup penggantian atap menggunakan seng spandek, pemasangan plafon PVC, serta penggantian lantai semen menjadi keramik. Selain itu, dilakukan perbaikan dan penggantian pintu serta jendela, termasuk pemasangan perlengkapan pengamanan antimaling.


Program tersebut juga mencakup pengadaan meubelair berupa meja guru, papan tulis, serta 120 set kursi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.


Kepala sekolah mengungkapkan, SMP Negeri 1 Somolo-Molo saat ini memiliki 272 siswa, dengan 22 orang tenaga guru termasuk kepala sekolah serta tiga tenaga administrasi.


Meski telah mendapatkan program revitalisasi, pihak sekolah menyebut masih terdapat sejumlah kebutuhan fasilitas yang belum terpenuhi.


Lima rombongan belajar (rombel) masih membutuhkan rehabilitasi. Selain itu, sekolah membutuhkan ruang UKS, laboratorium, perpustakaan, penataan lapangan, dan pagar sekolah.


“Kami masih membutuhkan pembangunan dan peningkatan sejumlah fasilitas sekolah, seperti lima rombel yang perlu direhabilitasi, ruang UKS, laboratorium, perpustakaan, penataan lapangan, dan pagar sekolah,” harap Hepilianus.


Ketua P2SP SMP Negeri 1 Somolo-Molo, Sumarlinus Gulo, mengapresiasi kunjungan DPD LIRA. Ia mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan revitalisasi karena fasilitas tersebut nantinya digunakan oleh siswa dan masyarakat.

“Kami tentunya berupaya menjaga kualitas bangunan ini, karena bangunan revitalisasi ini diperuntukkan bagi masyarakat kita,” ujarnya.


Sumarlinus juga menyebutkan bahwa dalam pekerjaan tertentu pihaknya memperhatikan kualitas material yang digunakan. Salah satunya penggunaan kayu kelas satu jenis Simalambuo untuk penggantian papan.


Di lokasi yang sama, DPD LIRA Kabupaten Nias melalui Aroziduhu Gulo mengapresiasi keterbukaan pihak sekolah dalam memberikan informasi mengenai pelaksanaan program revitalisasi.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam memastikan program yang menggunakan anggaran negara dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.


“Kami mengapresiasi sikap transparansi Kepala Sekolah dan Ketua P2SP dalam memberikan informasi mengenai pelaksanaan program revitalisasi ini. Transparansi merupakan bentuk keterbukaan dan kejujuran dalam pengelolaan anggaran negara,” kata Aroziduhu.


Ia menegaskan, kehadiran DPD LIRA di sekolah tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial untuk memastikan program pemerintah berjalan sebagaimana mestinya.


DPD LIRA Kabupaten Nias berharap pekerjaan revitalisasi SMP Negeri 1 Somolo-Molo dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai ketentuan dan spesifikasi yang telah ditetapkan, serta menghasilkan fasilitas pendidikan yang berkualitas.


Dengan demikian, anggaran sebesar Rp1,118 miliar yang dikucurkan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa, guru, dan masyarakat di Kecamatan Somolo-Molo.


(E7177)

Komentar

Berita Terkini