|

Dugaan Korupsi Proyek P3-TGAI di Agara Semakin Merebak, APH Diminta bertindak, Desa Bahagia Diharapkan jadi Prioritas






hariancentral-kutacane.Dugaan Korupsi Pada Proses Pelaksanaan Proyek.P3-TGAI dikabupaten Aceh Tenggara(agara).Semakin merebak.


Tidak tanggung-tanggung.Dampak Korupsi yang dilakukan.Ratusan bahkan miliaran uang negara itu terkuras dari berbagai indikasi yang dilakukan.


Setelah media central,ikut mempublikasikan dugaan Penyimpangan Spesifikasi kontrak pada proyek P3-TGAI diberbagai wilayah.Termasuk Desa Pinding.Kondisi Proyek itu saat ini"Roboh"


Kini.Dilokasi lain.Muncul kembali dugaan penyimpangan Sfek.


Adapun titik lokasi yang hendak dikunjungi oleh media central diantaranya"Desa kutagaluh,kuning sigugur,mamas baru,bukit tusam,tebing jongkat,lawe maklum,mutiara jaya.Desa bahagia.


Disebutkan.Berbagai Indikasi diduga kuat,telah terjadi pada proses pekerjaan.Seperti.Pondasi.Adukan material.Plasteren.Material yang digunakan.Bahkan Ukuran volume yang telah ditentukan dalam kontrak juga sangat meragukan.


Sumber berharap.Diantara data yang ada.Desa Bahagia dapat menjadi skala prioritas bagai Aparat Penegak Hukum(APH).Bahkan dia juga menyebutkan.Jika ditotalkan kerugian negara dari semua lokasi yang ada,dipredeksi kuat bakal mencapai  hampir satu miliar.Pasalnya"Dana proyek.Rp.195 juta.Diperkirakan hanya keluar untuk kegiatan itu mencapai.Rp.60 juta.Selain itu.Pekerjaan juga diduga kuat,bukan dilaksanakan langsung oleh pihak kelompok,melainkan orang lain,yang diduga kuat.Salah satu kepercayaan Pemilik Pokir dari partai PKB.Irmawan.S,sos.


Menyikapi berbagai isu yang terus berkembamg.Media central secara resmi sudah berulang kali melayangkan pesan komfirmasi kepada Bapak Irmawan S,sos.Anggota DPR-RI.Sekaligus pemilik pokir.Masa Anggaran Tahun 2026 tersebut.


Sangat disayangkan.Hingga berita ini kembali dilansir kemeja redaksi.Pesan Komfirmasi yang telah terbaca itu.Belum direspon oleh Irmawan,S,sos.Panggilan WahtSApp pun tidak diangkat.


Senada juga dengan bapak Burhan.Salah satu Kepercayaan dari bapak irmawan juga enggan  merespon pesan komfirmasi yang telah dilayangkan media central.Panggilan WahtSApP pun lagi-lagi tidak mendapatkan jawaban.


Padahal.Media central hanya melayangkan komfirmasi yang sangat mudah untuk dijawab.


Contoh frinsifilnya.


Total jumlah anggaran.Titik Lokasi kegiatan.Oknum Pengawas yang dilibatkan.Serta isu dugaan fee proyek dan bobroknya kwalitas yang dikerjakan.

Anehnya.Bapak Irmawan selaku wakil rakyat malah memilih diam.Padahal,Makan dan minumnya Irmawan sudah dibayar dari hasil keringat rakyat.Pertayaannya?Layakah seperti ini disebut sebagai wakil rakyat?Digaji dari rakyat.Malah terkesan berpihak pada orang yang jahat!! .17/9/2026/Dar

Komentar

Berita Terkini