hariancentral-kutacane.
Mencuatnya dugaan.Dari Berbagai Indikasi yang terjadi pada Sekolah SMAN 1 Kutacane.Kabupaten Aceh Tenggara(agara).Seperti"Pengelolaan Dana BOS.Hingga dugaan Manipulasi databodik.
Salihin Pagan.Kepsek SMAN 1 Kutacane.Jum'at.24/4/2026.Melalui Pesan WahtSApP.Kepada media central.Mengatakan.
"Sekolahku malah kurang dari sebenarnya,karna waktu ngingput data belum lengkap.
Tidak ada satu siswa pun untuk SMA 1,siswanya lebih.
Seharusnya,jumlah siswa.1.062,tetapi terbaca 1.059.
3 siswa terlambat menginput datanya dengan lengkap.Jelas Kepsek SMA 1 kutacane.
Menyikapi dugaan itu.Sangat disayangkan.Ketika media central mengajukan Permohonan pembuktian melalui data seluruh nama siswa agar dapat diberikan pada media central dan LSM untuk memastikan alias Cek&Richek langsung ke kelapangan.Benar kah.1.062 yang dimaksud aktif berada diruangan kelas atau sebaliknya.Nama hanya pormalitas di atas kertas.
Sayangnya.meyangkut solusi untuk klarifikasi yang diusulkan media central itu belum terjawab.
Sumber berharap.Data siswa dari tahun 2023 hingga 2026 yang ada di SMA setempat harus menjadi perhatian kuat oleh setiap pihak.Jika ada penyalahgunaan Jabatan,harus bertanggung jawab sampai pengembalian dana pada negara.
"Saat ini.Kita Pokus pada pembersihan databodik.Sebagai wujud penyelamatan uang negara.
Harapan kita.Semua pihak sekolah wajib transparan memberikan inpormasi.Bukan saja menyangkut data siswa saja.
Realisasi dana BOS Juga diharapkan dapat lebih Transparan sehingga dapat dipastikan berjalan dengan baik.Bukan sebalikmya.Laporan hanya diatas kertas putih.
Senada juga dengan dana Komite.Serta kutipan lain nya.Untuk apa.Laporan keuangan nya itu dilampirkan untuk apa saja.termasuk dana PIP.Harus tepat sasaran.Sistim pengambilan dana PIP.Harus dipastikan sesuaikah Prosudur atau menjamur dengan tekongan manis.Termasuk hak-hak guru dan jumlah guru yang dilaporkan/Dar
.jpeg)
