HarianCentral,net | Nias – Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai belum dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar di Kabupaten Nias. Hingga awal tahun 2026, ribuan siswa di sejumlah kecamatan masih belum menikmati program tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati DPD LIRA Kabupaten Nias, Denius Gulo, kepada awak media di Hiliweto, Kecamatan Gido, Sabtu (24/01/2026).
Menurut Denius, pelajar di beberapa wilayah seperti Kecamatan Ulugawo, Kecamatan Ma’u, Kecamatan Somolo-molo, serta sejumlah daerah pedalaman lainnya, belum tersentuh program MBG sejak tahun 2025 hingga sekarang. Jumlah siswa yang belum menikmati program tersebut diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu orang.
“Program Makan Bergizi Gratis ini hanya dinikmati oleh siswa di beberapa wilayah sekitar perkotaan. Sementara di daerah pedalaman Kabupaten Nias, sampai hari ini belum merasakannya,” ujar Denius.
Ia menegaskan bahwa MBG merupakan program unggulan nasional yang bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia, menekan angka stunting, serta mempersiapkan Indonesia Emas 2045, sehingga seharusnya dilaksanakan secara adil dan merata.
Lebih lanjut, Denius menggambarkan kondisi berat yang dihadapi pelajar di pedalaman. Banyak siswa harus berjalan kaki hingga lima kilometer, melewati medan jalan rusak dan wilayah pegunungan, berangkat sejak pukul lima atau enam pagi, bahkan dalam kondisi belum sempat makan.
“Coba bayangkan, anak-anak itu berangkat sekolah pagi-pagi, jalan kaki jauh, jalannya rusak, perbukitan, dan perut kosong. Justru merekalah yang paling membutuhkan program Makan Bergizi Gratis,” paparnya.
Untuk itu, Denius Gulo berharap kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar pelaksanaan program MBG di Kabupaten Nias dapat diperluas dan dilakukan secara merata, tanpa adanya perlakuan pilih kasih antarwilayah.
“Kami berharap Presiden Prabowo memperhatikan kondisi ini. Jangan ada pilih-pilih daerah. Semua anak bangsa, termasuk di pedalaman Nias, berhak mendapatkan Makan Bergizi Gratis,” tutupnya.
(E7177)

