|

Dosen FAI UMSU Lakukan Pengabdian Masyarakat Pembelajaran Seks Anak Usia Dini pada guru TK ABA se Kota Medan



hariancentral.net | Medan - Tim pengabdian kepada masyarakat FAI UMSU melakukan pengabdian pada guru-guru TK ABA se Kota Medan Sebagai bagian dari upaya mendukung pentingnya pendidikan seks untuk anak usia dini. Tim yang terlibat adalah Qaulan Raniyah, M.Pd, selaku ketua tim dengan anggota Evicenna Yuris, M.Psi dan Rahimah,M.Pd. Adapun tema  yang disampaikan adalah “Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Pendidikan Seks Anak Usia Dini pada guru TK ABA se Kota Medan”




Kegiatan ini di danai Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara melalui  Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMSU dan merupakan lanjutan dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Menjalin kerjasama dengan Ikatan Guru TK ABA (IGABA) Kota Medan sejak tahun 2022 sebagai upaya peningkatan pengetahuan pendidikan seks anak usia dini . Acara ini dilaksanakan di TK ABA 05 Medan Gelugur Darat II kecamatan Medan Timur dan melibatkan seluruh guru TK ABA se kota Medan sebanyak 110 guru. Tercatat jumlah TK ABA dibawah nauangan organisasi muhammadiyah terdapat 41 TK dan 3 diantaranya adalah RA. 


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada seluruh guru TK ABA se kota Medan  dalam upaya penerapan pendidikan seks di sekolahnya masing-masing. Ketua IGABA kota Medan, Ayu Lestari S.Pd menyampaikan dukungan dan ucapan terima kasih kepad tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara karena sudah menjalin kerja sama dan memberikan sumbangsi edukasi kepada guru TK ABA se kota Medan, semoga jalinan kerja sama ini dapat terus berlanjut dan TK ABA se  kota Medan bisa menerapkan pendidikan seks untuk anak didiknya” Ujar Ayu dalam sambutannya”



Salah satu langkah strategi yang dilakukan Tim pengabdian adalah mengundang narasumber yang berlatar belakang psikologi, Dr. Widya Masyitah M.Psi. Beliau merupakan dosen tetap di Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara  dan juga sebagai Asesor akreditasi  BAN-PDM  Sumatera Utara, “Pendidikan seks anak usia dini adalah hal yang tabu bagi sebagian orang, tetapi tidak dengan pendidik anak usia dini, karena kitalah tombak awal pendidikan bagi anak sebelum mereka masuk ke ranah sekolah dasar, yang terpenting pendidikan seks untuk anak usia dini dapat membantu anak memahami dan menjaga organ reproduksinya dan mencegah pelecehan seksual” ujar Widya.


            Antusias Guru TK ABA se kota Medan terlihat saat mencacat dan bertanya kepada narasumber, Qaulan Raniyah M.Pd juga menyampaikan materi “Desain Pembelajaran Pendidikan Seks Untuk Anak Usia Dini” pendidikan seks untuk anak usia dini adalah pendidikan wajib yang harus diberikan, mulai dari toilet training dan edukasi bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh, para guru juga harus menjalin kerja sama dengan orang tua, karena anak lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah” .


IGABA berada di bawah Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Majelis PAUD Dasmen Medan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi guru dalam penerapan pendidikan seks untuk anak usia dini, PDA Majelis PAUD Dasmen kota Medan menyampaikan ribuan terima kasih kepada Tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, kami dari jajaran PAUD Dasmen selalu mendukung kegiatan yang digagas untuk kepentingan peserta didik, kami juga berharap para guru dapat dengan serius menerapkan pendidikan seks untuk anak usia dini, karena di era digital sekarang ini mudahnya informasi yang dapat diakses oleh anak, maka disinilah peran pendidik, semakin awal anak diberikan pendidikan seks maka mereka paham cara menjaga diri, tau batasan dan menghormati orang lain “ ujar Erita, S.Pd selaku Sekretaris Majelis PAUD Dasmen PDA Kota Medan.


Pada akhir acara, tim pengabdian kepada masyarakat memberikan sepasang media edukasi yang bergambar laki laki dan perempuan untuk semua sekolah TK yang berhadir. Dengan adanya media ini diharapkan setiap TK mampu memberikan pendidikan seks pada anak sesuai dengan tahapan perkembangan anak dan dengan cara yang menyenangkan. (Put)


 


 


Komentar

Berita Terkini