hariancentral-kutacane : Sekitar Rp.14.196.734.000 Anggaran.2024. Telah di Alokasikan pada Kegiatan Proyek .Pekejerjaan Jalan Nasional Wilayah(PJNW)lll Provinsi Aceh. Ironisnya.Masih saja dikerjakan Asal Jadi Oleh pelaksana.
Akibatnya"Pekerjaan Preservasi Jalan Simpang Semadam-Lawe Alas itu menuai kritikan.
Menurut Warga.Pekerjaan Yang di Lakukan.PT.Sabaritha Perkasa Abadi.Terkesan Asal jadi,Tidak mengacu pada Spesifikasi kontrak yang ada.Bertujuan untuk memperkaya diri di atas penderitaan rakyat.
Terjadinya dugaan itu.Di predeksi kuat.Terciptanya Main mata, secara Berjama'ah.Dari Pihak-pihak terkait.Struktur dan Masif.
"Banyak Pihak Berharap.Kwalitas yang di kerjakan,dapat menjadi perhatian Serius dari pihak Penegak hukum.Polda Aceh.Kajati dan KPK.
"Pisik yang di kerjakan.Layak di lakukan Penyelidikan.14.Miliar lebih uang Rakyat di kucurkan.Namun pekerjaan masih Memprihatinkan.Terindikasi Penuh Kecurangan.Bahkan terkesan.Proyek jalan itu.Milik Pribadi dan Golongan.Sehingga Pekerjaan Asal-asalan di kerjakan.
Hal itu dapat di lihat.Pada sistim pekerjaan Yang di lakukan.Aspal yang lama diduga tidak di hancurkan alias tambal sulam.
Selain itu,siraman bahan galian yang di gunakan sebagai agregat kasar untuk membuat lapis pondasi bawah,atas dan bahu jalan sangat layak menjadi Perhatian serius.
Pekerjaan yang di lakukan.Sangat jelas terlihat .Ingin Memperkaya diri.Dengan bermacam Modus yang di lakukan.
Kita Minta.Ada keseriusan Institusi penegak hukum.Untuk melakukan Pengamanan Uang Rakyat.Pasalnya.Dugaan pada Pekerjaan Jalan itu bukan saja pada satu titik.Kwalitas bahan harus di perhatikan oleh APH.Panggil PT.Sabaritha Perkasa Abadi.Dan Panggil Juga Pihak Pelaksana Lain nya.Jangan pilih kasih.Pastikan Hukum Itu tegak berdiri.Jangan tajam ke bawah,tapi tumpul ke atas.Harap Warga Revormis.14/12/2024/Dar