|

Parah!!! Soal Proyek P3-TGAI di agara, Oknum APH disinyalir terima setoran Rp5 juta satu kelompok

hariancentral-kutacane: Isu berbagai dugaan Penyimpangan pada proses pelaksanaan Proyek P3-TGAI Tahun 2026,diwilayah Kabupaten Aceh Tenggara(agara) semakin memanas.


Teryata!!Dugaan itu bukan saja terjadi pada  pelanggaran Spesifikasi Teknis dan dugaan terjadinya pembayaran fee proyek yang mencekik leher.Rp.70 hingga 80 juta setiap paket proyek.Namun.Dana Proyek  itu disebut-sebut juga mengalir pada oknum APH.Rp.5 juta pertitik.


Secara detei sumber menerangkan.

Dana 5 juta itu diluar fee proyek yang telah dibayarkan  kepada oknum kepercayaan, Anggota DPR-RI"Pemilik pokir"


"5 juta tambahan itu  untuk pengamanan proyek agar jangan sempat tersandung dalam proses hukum.

Dana itu juga diduga langsung dikelola oleh salah satu oknum ketua partai tingkat kabupaten  inisial PA.


" kenapa fisik proyek hampir rata-rata"Hancur"Tentu kalian juga paham betul itu.Jawab sumber jujur"

Untuk apa saya munafik.Hidup memang butuh uang.Demi mendapatkan pekerjaan.Kami juga harus berani keluarkan uang.Bayangkan bang.70 juta.Ada juga 80 juta.Tambah lagi 5 juta yang mereka sebutkan untuk setor kepada Kasat.Agar proyek P3-TGAI.Pokir  anggota DPR-RI itu tidak dilirik oleh pihak Polres. Mengingat kami juga banyak salah,terpaksa ikut aja apa yang mereka pakatkan

"Benar.Dana itu memang dikelola oleh  dia(Oknum ketua Partai)Terang sumber pada central 2/9/2026.Dengan sangat meminta pada central agar namanya dirahasiakan.


Lanjutnya"Dana yang dikumpulkan juga kabarnya bukan pada APH saja,termasuk LSM dan Wartawan. Bebernya.


"Kalau nama kasat itu,saya tidak sempat mendengar.Yang jelas.5 juta itu disebutkan pada APH.Diakomodir oleh PA. Dia yang memberikannya pada kasat.Benar atau tidak,merekalah bang.Jawab sumber pada central

"Saya juga sempat baca berita.Kalau saya tidak salah,abang pernah komfirmasi pada saudara Andi.Tangan kanannya pak burhan,Saat itu dia juga'kan membawa jabatan oknum kasat itu,bahkan andi mau kirim nomor kasat itu,kalau sempat abang terima kemaren.Pasti abang taulah,nama kasat itu siapa.jawab sumber kembali, mengenang peryataan andi saat dikomfirmasi central menyangkut dugaan keterlibatan namanya pada berbagai indikasi yang terjadi  pada proses pelaksanaan proyek P3-TGAI diagara. Sembari  mengarahkan wartawan agar dapat mendalami isu tersebut pada lokasi yang lain.

"Kalau kecamatan bambel.Pak Manan juga ada kabarnya bang.Proyek itu ada dibelakang rumah dia.Komfirmasi juga sama dia bang.Manatau dia juga mau terbuka menyangkut fee dan lain-lainnya.Pungkas sumber mengarahkan central.

 "Berselang satu hari komfirmasi.


Media central secara  langsung menanyakan proses  pelaksanaan Proyek P3-TGAI yang disebut-sebut salah satu pelaksana paket proyek.


"Bukan saya itu.Tapi menantu kita yang kerja.Saya tidak tau masalah itu.Jawab bapak manan.Disalah satu rumah makan.Udin setia samping pos lantas.


"Warga agara angkat bicara"


 Menyikapi.Menjamurnya berbagai dugaan penyimpangan pada proyek P3-TGAI diaceh tenggara.Masyarakat Revormis kembali  angkat bicara.


Dikatakan"Dugaan bayar sana-bayar sini pasti terjadilah.Emangnya APH mau tutup mata jika tidak dapat cendramata"Munafik" Yang kecil-kecilpun digarap.Yang besar tidak  dikejar.Sejuta persen saya tidak percaya.Jawab sumber geram.

"Lanjutnya"Bayangkanlah.P3-TGAI ini sudah setiap tahunnya hadir diagara.Kalau dulu kabarnya hanya Pokir Irmawan PKB.Tahun ini bukan pokir dia saja

"Jika benar 5 juta itu ada,Kali 200 paket saja,bisa ditotalkan berapa itu jumlah dana yang terkumpul.yakinkah kita APH menolak itu?Itu masih 200,bayangkan jika lebih.Berapa itu dana yang diterima

"Jangan heran.Proyek P3 -TGAI ini tidak dapat disentuh,walaupun 200 titik yang bermasalah"kalau APH mau menegakan hukum.Saya pastikan semudah membalikan telapak tangan menjadikan oknum-oknum nakal itu menjadi tersangka.Fisik proyek sarat dugaan korupsi.Kelompok dimonopoli.Mentang-mentang tidak sanggup bayar fee.Mereka banyak gigit jari.Bahkan bisa jadi tumbal.Pasalnya"Mereka punya kelompok,tapi orang lain yang bekerja.Contohnya.Andi kepercayaan pak burhan,kalau saya tidak salah?Andi itu menantunya pak burhan,bahkan nama dia mbak selebritis.

Jika saya kapolres atau kejari,24 jam. Saya pastikan  dugaan korupsi proyek P3-TGAI diagara ini,bakal ada terjerat hukum.Duduk dikursi pesakitan,tidur dijerali besi.Itu layak mereka terima.Rakyat ditipu.Dijadikan alat untuk mereka kaya.Agara dijadikan ladang korupsi.Uang negara dikuras dengan berbagai manipulasi dan monopoli.Yang kuat disuap.Yang lemah ditindas.Yang  kritik dibenci dimusuhi, sementara mereka tidak pernah sadar diri tegasnya geram

"Kita lihat.Masih adakah hatinurani mereka atau tetap saja sama.Ada mata.Pura-pura buta.Ada telinga tapi tetap tidak mendengar.  Seratus dua ratus  ribu uang untuk rakyat mereka ingat sampai mati,ratusan juta bahkan miliaran uang kita yang diduga telah dirampok,namun mereka tidak sadar diri. Kebaikan kita untuk menghargai mereka demi negeri malah tidak ada arti.Parahnya bisa-bisa kita dianggap pengemis

" Wahai bapak kapolres dan bapak kajari serta bupati,perjuangkan,dan belalah nasip para rakyat mu diagara ini.Banyak anggota kelompok,hak mereka dizalimi.Pungkas warga revormis mengakhiri.

Sementara itu.Saudara andi yang diduga kuat terlibat dalam berbagai aksi pada proses pelaksanaan proyek P3-TGAI sampai hari ini"fakum"Enggan memberikan klarifikasi setelah namanya mencuat beberapa kali dimedia central.Diduga kuat.Nomor WahtSApp wartawan central masih diblokir oleh saudara andi.padahal.Banyak peryataan dia yang belum juga dia jawab pada publik.Apa-apa saja nama kelompok yang diakui sebagai pemiliknya.Siapa-siapa nama kelompok yang ada dalam struktur.Termasuk jabatan dia dalam kelompok.Dan siapa nama ifar yang dia maksud,berapa volume froyek.Siapa yang terlibat dalam penarikan uang proyek dari BANK.Dan atas nama siapa nomor kasat yang hendak mau dikirim pada wartawan central.Dan benarkah berkas kelompok orang lain.Seperti stempel dan buku rekening dikuasai oleh dirinya.Belum secara detiel dijawab oleh saudara andi. Bahkan satu peryataan yang dia sebutkan.Pak burhan pemilik kegiatan yang berlokasi pada desa kumbang indah kecamatan badar(SKB).Namun sudah diklarifikasi langsung oleh pak burhan.Alias bukan sebagai pelaksana.Itu juga belum dijawab kembali oleh saudara andi.


Adapun isi berita sebelumnya dapat terus dibaca dibawah ini. 




hariancentral-kutacane


" Gencarnya  Pemberitaan.Atas dugaan Yang terjadi Pada Proses Pelaksanaan Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara(agara).Dua Nomor kontak WahtSApP wartawan central disinyalir sengaja diblok oleh saudara Andi yang disebut-sebut terlibat kuat dalam berbagai dugaan yang terjadi pada Pelaksanaan Proyek tersebut.



Pemblokiran nomor wahtSApP media central.Diduga kuat.Menghindari upanya tindak lanjut komfirmasi yang belum terjawab dengan baik oleh saudara Andi.


Seperti"Nama Kelompok yang diakui sebagai pemiliknya.


Selanjutnya"Dasar apa andi menguasai stempel dan buku rekening hingga keuangan proyek.

Selanjutnya.Nama-nama kelompok yang dilibatkan dalam aktivitas pekerjaan Proyek siapa saja.

Nama ipar yang disebut mengerjakan proyek P3-TGAI lokasi desa Batumbulan dua serta jabatan iparnya dalam struktur kelompok.Dan pastinya volume setiap fisik yang dikerjakan.Sesuai dalam Juknis.Kedalaman pondasi.Tinggi.Lantai dan lebar hingga panjang volume kegiatan.Dari flafon Anggaran.Rp.195 juta sumber Dana APBN.Tahun 2026 tersebut.


Selain terjadi berbagai monopoli.Indikasi berbagai penyimpangan Sfek pada pekerjaan dipastikan kuat terjadi,sehingga menimbulkan kwalitas yang buruk pada pekerjaan proyek.Bahkan parahnya"Sebelum serahterimapun.Proyek P3-TGAI itu sudah menjamur terjadi kerusakan pada beberapa lokasi kegiatan.Pecah,retak ambruk.Yang diduga akibat lemahnya adukan material yang digunakan.


Berbagai kalangan elemen masyarakat diagara.Mendesak Aparat Penegak Hukum(APH),agar secepatnya melakukan proses hukum secara menyeluruh.Permintaan lidik itu bukan saja pada proses penyimpangan sfek bangunan,namun sampai pada proses penarikan dana dari pihak BANK dan memastikan aliran dana proyek itu pada siapa saja.


Seperti"Kelompok P3A Gala  Datar.P3A Kute Tengah Jaya.Dan P3A Gala Suka.Dan masih banyak nama kelompok yang disebut-sebut  dalam penguasaan saudara andi yang belum diklarifikasi langsung dari saudara"Andi".Seperti" Proyek P3-TGAI yang terletak pada desa Batumbulan dua dan  sekitarnya.Hingga pekerjaan yang terletak dikumbamg indah.Kecamatan badar(SKB).


Menariknya"Proyek P3-TGAI yang terletak dikumbang indah.Andi menyebutkan.Hanya terlibat dalam sebatas nama kelompok dia yang dipakai.Namun pekerjaan proyek itu merupakan milik Bapak Burhan Yang diketahui juga merupakan keluarga dekat saudara andi.


Peryataan andi juga layak menjadi pertayaan serius oleh Aparat Penegak Hukum.Pasalnya"Saudara burhan membantah bahwa proyek itu bukan dalam kekuasaan nya melainkan Kelompok.Burhan hanya mengaku sebatas membantu untuk memperjuangkan program.



"Warga Agara angkat bicara"


Bobroknya Kwalitas pekerjaan.Serta saratnya berbagai isu penyimpangan.Seperti jual beli paket proyek.Dianggap menjadi Pemicu utama bobrok struktur bangunan.


"Ya.Kita prihatin.Tingginya pembayaran fee melalui kepercayaan oknum anggota DPR-RI itu.Membuat kwalitas Proyek setiap tahunnya buruk.Bahkan banyak yang tidak jadi manpaat.Lihat saja pekerjaan pada tahun sebelumnya.Roboh ambruk,bahkan penempatan lokasi proyek bukan lagi pada tempatnya.Murni mencari lokasi agar mendapatkan balik modal dan keuntungan besar.Tandas Sumber kembali.Sabtu.29/8/2026.


"Struktur bangunan Pondasi juga layak menjadi pertayaan institusi penegak hukum.

"Apakah itu yang disebut pondasi dan lantai?Tayak sumber yang merasa heran pada proses pekerjaan yang dilakukan.

Selain itu.Buruknya adukan material yang digunakan menjadi pemicu utama struktur bangunan itu tidak akan bisa dimanpaatkan dengan jangka panjang,bahkan sebelum selesaipun,dipastikan bakal banyak yang roboh.Tutur sumber yakin.


Aparat Penegak Hukum sudah terlalu lama tutup mata Sehingga oknum sesuka hati melaksanakan Proyek tampa menjaga kwalitas.Pasalnya"Mereka merasa terus dilindungi bahkan pasti dibela kendati kesalahan itu sudah menjamur didepan mata.

Tandasnya.


Lemahnya Supremasi Hukum dalam tindak pidana korupsi,dapat juga menjadi perhatian serius oleh Bapak Kapolri dan Kapolda.Jangan jadikan agara ini menjadi ladang para koruptur.Dan jangan jadikan oknum penegak hukum menjadi pelindung bagi mereka yang suka main mata.Hukum harus berani tajam keatas dan tajam juga kebawah.Bukan sebaliknya.Hanya tajam kebawah tapi tumpul ke atas.Pungkas sumber mengakhiri.Sabtu.29/8/2026/Dar

Komentar

Berita Terkini