hariancentral-kutacane.
Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi(P3-TGAI) Sumber dana APBN.Tahun 2023-2026.Menjamur dengan berbagai Indikasi Penyimpangan.
Selain Pekerjaan disinyalir menyimpang dari Spesifikasi Teknis. Kehadiran Proyek itu juga disebut-sebut sarat dengan bermacam modus.Mulai dari jual beli paket kegiatan,melalui oknum yang disebut-sebut sebagai kepercayaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia(DPR-RI), pemilik Pokir.Hingga lobi-lobi dengan ketua Kelompok pun dijalankan.
Tidak heran.Banyaknya tahapan yang dijalankan serta uang yang dikeluarkan oleh pihak ketiga demi mendapatkan kegiatan. Alhasil"Kwalitas Proyek P3-TGAI yang setiap tahunnya hadir dan menyebar luas diberbagai desa dan Kecamatan di aceh tenggara.Rata-rata sangat memprihatinkan. Alias"Bobrok"Bahkan.Sebelum dimanpaatkan,masih dalam tahapan pekerjaan.Tidak sedikit Proyek itu "ambruk"Retak,pecah dan roboh.Parahnya lagi.Ada juga lokasi yang dikerjakan tidak sesuai manpaat.Dengan kata lain.Proyek yang dirancang untuk memastikan ketersediaan air yang cukup bagi lahan pertanian malah dibangun pada lahan Jagung.Dugaan menyimpang itupun dapat dilihat pada realisasi pekerjaan masa anggaran tahun 2023-2024 dan 2025.Salah satunya berada dikecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara.Untuk tahun 2026 masih dalam tahap pemantauan /Investigasi Wartawan dan LSM. Belum dapat dipublikasikan sebagai bahan laporan yang bertujuan untuk mendapat perbaikan pada tahun mendatang.
"Warga Revormis dan LSM Tipikor agara angkat bicara"
Menjamurnya berbagai dugaan pada realisasi pekerjaan.Warga Revormis bersama Ketua LSM Tipikor, mendesak Aparat Penegak Hukum(APH) untuk melakukan lidik secara menyeluruh .Mulai dari kwalitas Pekerjaan.Material yang digunakan,sampai pada setiap volume pada struktur bangunan.Seperti"Pondasi.Lebar, tinggi hingga ketebalan dan lantai wajib dikroscek dengan pasti .Termasuk sistim rakitan Mael untuk setruktur bangunan serta bahan yang digunakan tidak luput dari perhatian. Apakah menggunakan kayu atau triflek.Dan apakah mael terpasang kiri dan kanan guna memastikan kepadatan/kekuatan dari adukan material yang digunakan.Artinya.Jika sudah tercantum dalam Anggaran Rencana Kegiatan maka itu yang wajib dijalankan.Janga menyimpang dari spesifikasi kontrak yang telah ditentukan,termasuk standart kwalitas adukan material/Semen yang digunaka(Adukan Material) yang bertujuan untuk menjaga kekuatan pada setiap struktur bangunan,maka pastikan adukan material itu SNI.Standart Nasional Indonesia.Jangan sempat adukan material itu diuji.

