HarianCentral,net | Bupati Nias Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si., bersama Kapolres Nias AKBP Agung S.D.C., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P., dan Ketua DPRD Kabupaten Nias Sabayuti Gulo, memantau langsung perkembangan longsor di ruas Jalan Nasional Km 47,8, Desa Sindrondro, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sabtu (25/7/2026) malam.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini ruas jalan yang menjadi akses utama penghubung Kota Gunungsitoli menuju Kabupaten Nias Selatan. Bupati Nias juga meninjau sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan hingga ambruk akibat pergeseran tanah yang terus bergerak dan mengancam kawasan di sekitar Sungai Mola.
Bupati Nias berharap penanganan ruas jalan oleh PPK 3.5 Gunungsitoli dapat berjalan dengan baik dan segera dituntaskan. Menurutnya, akses tersebut sangat vital bagi mobilitas masyarakat, konektivitas antarkabupaten/kota, serta kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan pasokan BBM bersubsidi.
“Harapan kita penanganan ini dapat berjalan dengan baik sehingga akses penghubung kabupaten/kota, distribusi kebutuhan pokok, dan pasokan BBM subsidi tetap berjalan lancar,” ujar Bupati Nias.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Gunungsitoli, Theofilus Jeremia Ginting, menjelaskan bahwa kondisi tanah di lokasi masih terus bergerak dan mengalami pergeseran sehingga memicu terjadinya longsor. Penanganan ruas jalan saat ini terus dilakukan melalui rekayasa lalu lintas dan percepatan perbaikan fisik jalan agar akses transportasi tidak terputus total.
Namun, ia menyebutkan bahwa penanganan juga dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Untuk menjaga keselamatan dan kondisi jalan, kendaraan pengangkut hasil pertanian maupun barang lainnya diimbau tidak membawa muatan melebihi 10 ton.
“Bagi kendaraan yang mengangkut hasil pertanian dan lainnya diharapkan jangan sampai melebihi 10 ton muatan,” tegas Theofilus.
Sementara itu, Fuel Terminal Manager Pertamina Gunungsitoli, R. Budi Sulistyanto, mengatakan pemindahan BBM subsidi dilakukan menyusul kondisi ruas Jalan Nasional Km 47,8 yang sedang dalam penanganan akibat longsor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan.
“Stok tetap berjalan dan tidak ada kenaikan harga,” jelasnya.
Turut hadir dalam pemantauan tersebut, Sekretaris daerah Kabupaten Nias, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias, Kominfo Kabupaten Nias, Polsek Bawolato, serta Kepala Desa Sindrondro.
(E7177)


