|

Diduga Menipu, Oknum guru SDN Muara Lawe Bulan Agara Bakal dipolisikan



hariancentral-kutacane.

Setelah ibu sumawati.Warga Desa Batumbulan Asli.Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara.Merasa tertipu atas tindak tanduk(Juni). oknum PNS.Yang berstatus sebagai guru di SDN Muara Lawe Bulan.Kecamatan Babussalam.Aceh Tenggara(agara).

Kini, muncul korban baru dengan pelaku yang sama, kasus yang sama.


Rosmawati.Warga kuta Pengkih .Kecamatan Babusalaam.

Senin.20 juni 2026.Malam.Kunjungi rumah wartawan central.Menyampaikan  harapan,agar volemik yang melanda dapat menjadi perhatian serius oleh pihak penegak hukum.


Rosmawati.Dengan nada yang tersendat-sendat sembari mencucurkan air mata menceritakan prihal yang dialaminya.


Dia juga mengaku bernasip yang sama seperti yang dialami ibu sumawati atas tindak-tanduk oknum guru SDN Muara Lawe Bulan Tersebut.


Rosmawati juga Merasa mentah-menta telah ditipu oleh saudara juni .Membuat kehidupannya  terpuruk.Tertekan hingga hampir kehilangan tempat tinggal.

"Benar-benar air susu dibalas dengan air tuba.Inilah yang saya alami saat ini bang.Tutur ibu Ros pada wartawan central.


"Tidak ada lagi tempat saya minta tolong.Saya orang awam.Tidak mengerti hukum.Saya yang menolong juni,mencari pinjaman uang untuk dia,karna .

merasa kasihan atas perkataannya, namun saya malah dijadikan lawan.Tutur ros sedih.


Secara lugas.Rosmawati terus mengungkap pakta atas tindak-tanduk ibu juni yang berprofesi sebagai guru di SDN Muara Lawe Bulan Tersebut.


"Apa yang saya alami.Tidak jauh beda dengan yang dialami oleh ibu sumawati. Aku buk Ros.

"Kami benar-benar menjadi korban atas perbuatan juni.Yang diduga telah berencana melakukan penipuan demi mendapatkan uang pinjaman.


Hidup saya susah.Makan pun susah.Namun saya masih sanggup memperjuangkan harapannya dengan bermacam cara.Namun dia tega sampai saat ini membuat saya menderita.Parahnya lagi.Dia yang berutang.Saya yang berjuang agar dia mendapat uang.Malah saya sempat dipolisikan.Aku buk ros menangis.


"Waktu itu.Lanjut buk ros.Juni bolak-balik  datangi rumah saya bang.Bahkan sempat tidur dirumah,demi menyakinkan saya.

"Juni minta tolong.Agar dicarikan pinjaman.Dia menangis dan terus membujuk saya.Untuk menyakinkan saya.Juni pun memberikan ATM dan Buku tabungannya untuk saya pegang.


Juni berkata.Tidak lama lagi uang nya akan cair dan pasti hanya masuk kerekening tersebut.


Merasa kasihan.Dan kami ada ikatan hubungan keluarga dekat. Selain itu,uang yang dia pinjam hanya sebentar,saya pun mencari pimjaman dan meyakinkan saudara-saudara agar memberikan saya pinjaman.

Alhamdllh.Uang yang  juni  minta pun terkumpul.Selain uang puluhan juta itu dari orang lain.Sebagian uang tersebut dari hasil saya memelihara kambing yang sudah terjual,uangnya ikut saya berikan pada juni.Tutur ibu Ros,yang terus menangis dihadapan wartawan central.

Alhasil?Setelah waktu yang ditentukan juni tidak ditepati.Saya pun menagih terus pada juni.Tutur ros

"Saya sering menagih seperti pengemis.

Saat saya menagih bukan penyelesaian atau pun jawaban yang manis yang saya dapat,malah saya dibentak diusir dengan kata-kata yang tidak wajar.Kenang buk Ros yang terus menangis.


Setelah kejadian itu.Aku buk ros pada central. Saya pun takut silap atas perbuatan juni.Maka saya mengambil inisiatif dan mencontoh yang pernah dilakukan warga kisam pada dia(Juni).

"Singkat cerita..Saya pun membuat status di media sosial,sebagai cara lain untuk menagih uang saya yang dia pinjam.

Kata-kata saya pun sangat sopan.Namun poto dia ikut saya tampilkan dalam status tersebut.


Bukannya dia sadar diri dan  mencari solusi.Malah saya dilaporkan pada pihak  kepolisian.

Padahal,saya sudah menjadi korban.Bahkan saya hampir kehilangan tempat tinggal.Selain itu.Dia terang-terangan  sudah berencana menipu saya dari awal.


Pasalnya.ATM dan Buku tabungan yang dia berikan untuk meyakinkan saya,teryata Nol.Tampa saya ketahui,dia membuat rekening baru lagi..Saya orang awam yang tidak berpendidikan,dan niat saya tulus untuk membantu dia,sehingga saya tidak sejauh itu sempat berpikir bahwa buku rekening dan ATM itu dapat mudah diganti.Sampai saat ini uang yang dia terima itu belum terganti.Hidup saya hancur bang.Saya takut silap,anak dan suami saya pun khilap Akhirnya terjadi pertumpahan darah.Tolong bantu saya bang,Bisakah dia saya laporkan agar saya mendapat keadilan.Tayak Ros penuh harap pada wartawan central.


Sementara itu.Ibu  Sumawati.Yang juga mengaku korban atas perbuatan Juni.Guru SDN Muara Lawe Bulan tersebut.Saat dikomfirmasi kembali.Mengatakan"

Sampai saat ini.Juni belum temui saya setelah dia datang kerumah mu(Wartawan central).Apa yang dia katakan tetap saja "culas"Air mata yang dia jatuhkan dihadapan wartawan tetap saja air mata penipu.Buktinya.Ada jalan  selesai malah dia semakin menghilang tampa datangi saya.Tandas ibu sumawati pada central.

Saat ini.Lanjut buk suma.

Saya tidak bisa mengajar,suami saya struk akibat berpikir.Selalu kami yang ditagih,rumah kami harus selalu terkunci.Takut pemilik uang datang dan marah terus pada saya..Uang untuk dia.Janji sebulan kini sudah bertahum-tahun.Saya sakit-sakitan,suami saya setruk,sampai saat ini masih terus proses perawatan.Anak saya tidak bisa lanjut kuliah karna masalah.Demi nolong juni.Saya berikan dua BPKB kereta anak saya.Benar-benar air susu dibalas dengan air tuba.Kabar yang saya dapat lagi.Teryata bukan saya saja yang menjadi korban atas penipuan nya.Masih banyak orang lain yang juga bernasip sama.

"Juni Pasti  saya laporkan.Ini bukan lagi perdata.Melainkan Pidana.Sudah cukup saya juga bersabar dan menjadi tumbal.Saya akan laporkan dia.Orang seperti ini tidak layak menjadi PNS.Apa lagi berstatus guru.Dia layak tenang dipenjara agar jangan ada lagi orang lain yang menjadi tumbal tipu dayanya.Pungkas Ibu Sumawati sembari berharap yang sama.Agar media central dapat mendampingi dia melaporkan  juni pada APH.

Sementara itu.Ibu juni.Oknum guru SDN  Muara Lawe Bulan Aceh Tenggara.Belum berhasil dikomfirmasi oleh media central.

Nomor yang diberikan oleh juni pada wartawan central.Kini tidak dapat tersambung.Pesan WahtSApP yang dilayangkan juga.Belum mendapat respon dari juni.Oknum Guru  SDN Muara Lawe Bulan Aceh Tenggara.


Sementara itu.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.Saat menerima inpormasi dari media central,bertindak bijak.Kadis berjanji akan melakukan koordinasi dengan kabid SD.Jawabnya melalui Pesan WahtSApP.Pada media central.21/7/2026/Dar

Komentar

Berita Terkini