hariancentral-kutacane : Dugaan Penyimpangan Dana.Dari berbagai sumber terus mencuat kepublik.
Selain anggaran dana APBK.Realisasi kegiatan APBA dan APBN juga semakin disorot.
Tidak tanggung-tanggung Indikasi Korupsi itu terjadi.Diperkirakan mencapai miliaran rupiah dari bermacam bentuk kegiatan.Seperti.Kegiatan Proyek Bronjong.Jalan.Biaya makan minum.Jembatan.Bantuan untuk masyarakat kurang mampu.Dana dibidang kesehatan sampai Kegiatan dana desapun ikut dirambah.
Parahnya lagi?Dana yang dialokasikan untuk Mesjid Agung At-taqwa kutacane sumber dana APBK melalui Dinas Syariat islam Aceh Tenggara juga disinyalir kuat ikut di"CIAK"
Ironisnya"Kendati berbagai dugaan itu terus menjadi volemik yang serius dimata publik.
Anehnya.Bupati agara malah terkesan cuek tampa tindakan yang tegas.
" Aneh betul memang negeri kita ini. Wajar saja,banyak ulama sudah angkat bicara sebagai tanda mereka geram dengan situasi yang ada.Korupsi terjadi dimana-mana.Parahnya.Nama oknum pejabat tinggipun disebut-sebut terlibat gerogoti dana dana desa.Beronjong dikerjakan sesuka hati tampa mengikuti panduan juknis. Dana mesjid dan bantuan untuk masyarakat pun diduga kuat berjalan diatas kertas.Disaat rakyat masih menjerit.Penempatan anggaran pun lagi-lagi menyimpang dari amanat Undang-Undang alias tidak mencapai rasa keadilan.Parahnya lagi.Bupati malah menunjukan taji kekuasaan,menempatkan Adik kandung memimpin Inspektorat.Alias menduduki dua jabatan sekaligus.Ini parah,dan benar-benar menyedihkan.Terkesan jabatan dijadikan kekuasaan.Pungkas Warga Revormis pada central belum lama ini dikutacane.
Saya berharap.Lanjut dia.
Bupati dan wakil bupati harus bertindak tegas dan serius memperbaiki negeri ini.Bukan dengan kata-kata atau pergerakan serimonial.Seperti"Turun kesana.Turun kesini.Unjuk gigi,Namun capaian rasa keadilan itu belum bisa kita beri.Bertindak tegas dan bersipat adil harus menjadi jati diri jika mau negeri ini bebas korupsi.Bebas bencana dan bebas narkoba.Mutasikan pejabat yang tidak bermoral.Tidak menjaga kridibilitas serta tidak mempunyai oriantasi yang jelas harus menjadi prioritas.
Contoh frinsifilnya.Kadis Dinas Syariat Islam.Dan masih banyak kepala dinas yang layak diganti.Bukan sebaliknya.Yang sudah nampak mau bekerja bahkan memberikan bukti.Malah ingin dimutasi. Seperti"Kadis Dinas Pendidikan agara.Julkipli, santer dengan isu pergantian.Tandasnya tegas.
"Dugaan Korupsi dana APBK pada Dinas Syariat Islam agara.Belum terklarifikasi"
Sementara itu.Hingga berita ini kembali dilansir kemeja redaksi(6/7/2026).Biro media central belum mendapat Klarifikasi yang memuaskan dari pihak-pihak terkait. Seperti"Barang.Satuan harga.Penerima.Dokumen poto serahterima dan kegiatan wujud nya dimana.Sampai nama-nama pejerima dana Narasumber dan insentif kegiatan serta realisasi dana rutin.Belum terjawab.
Adapun sebagian dana yang terus disorot.Diantaranya"
"Pengadaan Genset.130.KVA.RP.576.000.000.
Kegiatan Finishing Pembangunan Gedung.LPTG.Rp.150.000.000.
Belanja Peralatan dan Mesin-Alat Kantor dan Rumah Tangga-Alat Rumah Tangga-Mebel.
Pemeliharaan/Rehabilitasi Bangunan Mesjid Agung At-Taqwa.Rp.1.025.000.000.
Belanja Makanan Aktivitas Lapangan.Rp.52.300.000.Belanja Makanan dan Minuman Rapat.Rp.9.260.000.Belanja Barang Untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat.Rp.38.500.000.
Jasa Instalasi Depot RO Hexagonal.Rp.25.000.000.
Baju Pengurus mesjid dan Remaja Mesjid.Rp.163.614.000.
AlQur'an.Rp.94.276.000.
Belanja Barang Untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat.Rp.125.000.000.
Pengadaan Scaffolding Elektrik Rp.339.318.552.Pengadaan Sirup.Pengadaan Kain Sarung.
Pembelian Paket Lebaran.Dan
Pengadaan Paket lebaran.
Makanan Kegiatan.Rp.69.000.000.
Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan dan Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan.Rp.21.100.000.
Menariknya adalah.Dana Honorarium untuk pembicara atau Narasumber Moderator.Penyelenggara dan Komite.Rp.254.000.000.Dan Masih banyak anggaran yang mencurigakan alias tumpang tindah dan Mark-up, yang belum dilampirkan.Dana Perjalanan Dinas.Realisasi Dana Rutin.Dan Lain-lain.6/7/2026/Dar


