BATUBARA - Central : Sebagai bentuk keberlanjutan pemanfaatan lahan,Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku tanam 500 bibit pisang di lahan produktif Air Joman Jum’at (20/2-2026).
Kepada sejumlah Wartawan, Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku Hamdi Hasibuan pesan WhatsApp Muhammad Rizky Humas Lapas mengatakan kegiatan penanaman pisang
upaya mendukung penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku dihadiri Wakil Bupati Asahan, Rianto, Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi Budi Candra serta Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan beserta jajaran pejabat struktural.Katanya
kehadiran unsur pemerintah daerah dan sektor swasta memperkuat sinergi dalam pengembangan program pembinaan berbasis agribisnis.
Disebutkannya, penanaman bibit pisang merupakan langkah strategis dalam penanam di lahan Air Joman, setelah sebelumnya sukses dengan penanaman jagung keberlanjutan hasil pertanian.
Momen ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara Lapas, Pemerintah Daerah, dan sektor swasta dalam mendukung program ketahanan pangan ucapnya.PT Hijau Surya Biotechi juga memberikan dukungan tambahan dengan mengirimkan 100 bibit pisang Merah Barangan untuk memperluas skala pengembangan komoditas pisang di kawasan Air Joman.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lapas Labuhan Ruku dalam mengelola lahan tidur menjadi pusat agribisnis yang memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi institusi tetapi juga bagi pembinaan WBP agar memiliki keterampilan yang berguna di masa depan.Program ini adalah bentuk keseriusan kami dalam membina warga binaan agar memiliki kemampuan dan mental mandiri, sehingga setelah bebas nanti mereka siap kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat.(jf/as)

