SIDOARJO, HARIANCENTRAL - Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo tancap gas dalam proses pendataan masyarakat miskin di awal tahun 2026.
Progres awal tahun yang dilakukan Dinas Sosial untuk awal tahun ini dengan melakukan pengumpulan data yang ada di desa dan kelurahan yang ada di Sidoarjo.
Wildan selaku pemangku jabatan sebagai Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial menjelaskan bahwa dalam pengetasan kemiskinan untuk wilayah kabupaten sidoarjo, dinas sosial mempunyai program. Rabu,4/2/26.
Program dinas sosial untuk tahun 2026 secara langsung melakukan pendataan secara menyeluruh di desa dan kelurahan untuk mendapatkan data yang konkrit.
" Untuk mendapatkan data yang kongkrit, dinas sosial bekerjasama dengan operator yang ada di desa dan kelurahan agar bantuan yang nantinya diberikan tidak salah arah lanjut Wildan"
Operator sendiri yang ada di desa dan kelurahan secara langsung dalam pengawasan kementerian yaitu anggota PKH ( Pendamping Keluarga Harapan).
Kemiskinan sendiri itu ada beberapa jenis seperti miskin sekali,setengah miskin dan miskin sekali.
Bantuan dari dinas sosial itu ada beberapa jenis seperti Bantuan langsung tunai dan bantuan langsung non tunai.
Program dari Pemkab Sidoarjo di tahun 2026 sendiri selain pengumpulan data kemiskinan ada juga melalui sosialisasi untuk pilar-pilar sosial di desa, kelurahan dan kecamatan Sidoarjo.
Diliat dari Statistik BPS ( Badan Pusat Statistik ) Kabupaten sidoarjo angka kemiskinan ditahun 2025 cukup menurun. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Sidoarjo pada Maret 2025 sebesar 4,40 persen, menurun 0,13 poin dibanding Maret 2024 yang sebesar 4,53 persen.
Jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan atau GK) di Kabupaten Sidoarjo pada bulan Maret 2025 mencapai 107,57 ribu jiwa. Berkurang sebesar 1,82 ribu jiwa, dibandingkan kondisi Maret 2024 yang sebesar 109,39 ribu jiwa. Garis Kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo pada Maret 2025 sebesar Rp 617.911 per kapita per bulan, bertambah sebesar Rp 20.627 atau meningkat sebesar 3,45 persen, dibandingkan kondisi Maret 2024 yang sebesar Rp 597.284.
Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) Kabupaten Sidoarjo Maret 2025 sebesar 0,63 mengalami penurunan sebesar 0,01 poin dibandingkan Maret 20 24. Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) Kabupaten Sidoarjo Maret 2025 sebesar 0,19 mengalami peningkatan sebesar 0,01 poin dibandingkan Maret 2024.
Dalam program Pemkab sendiri juga dibantu oleh DPRD Sidoarjo agar masyarakat ini memiliki ide kreatif agar masyarakat bangkit dari kemiskinan, dengan mempunyai ide-ide dalam peningkatan ekonomi dan dapat mendatangkan pekerjaan.
Bupati Sidoarjo, sendiri mempunyai program kerja reguler seperti memberikan bantuan, seperti bantuan beras kepada masyarakat melalui dinas sosial.
Harapan Bupati sendiri agar dinas sosial benar-benar mendata masyarakat miskin agar setiap proses pendistribusian tepat sasaran.
Bantuan tersebut nantinya dimulai bulan April,mei dan Juni tahun 2026 dan pemfokusan pemberian dengan bantuan non tunai yaitu sembako.
Untuk tahun 2026 Pemkab Sidoarjo berharap agar pengetasan kemiskinan menurun. Dengan Progran Pemkab sidoarjo fokus di bidang Peningkatan Usaha Mikro,Perbaikan Infrastruktur Hunian dan Penguatan data sosial.

