|

Integrasi Ekonomi Asean Menguat, KPPU Dorong Lahirnya Organisasi Masyarakat Untuk Persaingan Usaha di Asean

 


Hariancentral-Net I Jakarta :: Seiring semakin kuatnya integrasi ekonomi ASEAN, penguatan kerja 

sama persaingan usaha lintas negara menjadi kebutuhan mendesak. Menjawab tantangan 

tersebut, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong lahirnya berbagai 

organisasi masyarakat khusus persaingan usaha agar mampu berperan lebih efektif, 

profesional, dan berkelanjutan dalam mendukung kebijakan serta penegakan hukum 

persaingan usaha di kawasan Asia Tenggara. Peran serta masyarakat ini sangat dibutuhkan 

dalam mencapai tujuan rencana strategis ASEAN bidang persaingan usaha 2026-2030, yakni 

untuk membantu perkembangan pasar yang adil di Kawasan (to foster fair markets in the 

region).

Dorongan itu disampaikan Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa saat menerima 

kunjungan delegasi mantan Anggota KPPU Periode I dan sekaligus Dewan Penasihat ACI, 

Soy M. Pardede di Gedung KPPU, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026. Turut hadir M. Syarkawi 

Rauf, Ketua ACI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KPPU di tahun 2015. Dalam 

pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peran strategis organisasi masyarakat sebagai 

institusi pendukung pengembangan kebijakan dan peningkatan kapasitas sumber daya 

manusia di bidang persaingan usaha, khususnya di kawasan ASEAN. 

Ketua KPPU menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendukung kerja sama 

dengan berbagai organisasi masyarakat untuk persaingan usaha. KPPU mencatat, telah 

berkembang berbagai organisasi masyarakat di Indonesia yang berfokus pada isu persaingan 

usaha, termasuk AMCO, FCN, ICLA, hingga FDPU. Melalui ACI, institut yang diinisiasi sejak 

2008 untuk kepentingan wilayah Indonesia dan Asia Tenggara ini, KPPU menilai positif 

keberadaannya dalam turut serta berkontribusi menciptakan kawasan yang kompetitif.

“Indonesia harus tetap bisa menjadi contoh negara dengan pertumbuhan persaingan usaha 

yang signifikan. Termasuk dalam mendorong peran serta masyarakat untuk turut andil guna 

mendukung tujuan di Kawasan. Inisiatif pak Soy M. Pardede, figur penting bagi awal

tumbuhnya persaingan usaha di ASEAN, sangat krusial dalam membantu Indonesia untuk 

mengembangkan kawasan ASEAN yang kompetitif,” ujar Ketua KPPU.

KPPU menilai, berbagai penguatan peran tersebut perlu diiringi dengan penataan 

ulang kelembagaan organisasi masyarakat, agar ACI dapat tumbuh lebih besar, dikelola 

secara profesional, serta memiliki keberlanjutan jangka panjang, sekaligus memperluas 

jejaring kerja sama dengan otoritas persaingan usaha di negara-negara ASEAN dan mitra 

internasional lainnya.

Lebih lanjut, KPPU mendorong institut tersebut untuk secara aktif membangun 

komunikasi dan koordinasi dengan mantan pimpinan otoritas persaingan usaha, pelaku 

usaha, serta kalangan akademisi di ASEAN. Upaya ini dinilai strategis untuk memperjelas 

posisi dan peran kelembagaan organisasi, sekaligus memperkuat legitimasi dan kepercayaan 

dalam menjalin kerja sama di tingkat regional dan global.

###

Informasi bagi Jurnalis:

1. Narahubung pengutipan adalah M. Fanshurullah Asa, Ketua KPPU.

2. Siaran pers ini dipublikasikan pada 20 Januari 2026 oleh Deswin Nur, Kepala Biro 

Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama. Pertanyaan terkait siaran pers ini dapat 

disampaikan melalui surat elektronik di infokom@kppu.go.id atau dalam kegiatan forum 

jurnalis yang diselenggarakan oleh KPPU.

3. Seluruh dokumen Siaran Pers KPPU juga dapat diunduh dari website kami di laman

https://kppu.go.id/siaran-pers/. Pantau juga perkembangan kami melalui media sosial

KPPU di X (@KPPU), Facebook (@KPPUINDONESIA), Instagram (@kppu_ri), dan

Threads (@kppu_ri). Terima kasih.

Komentar

Berita Terkini