Medan - Harian Central.Net |
Banjir yang melanda Kota Medan baru - baru ini mengakibatkan kerugian materi dan inmateri yang dialami masyarakat, khususnya di Kacamatan Medan Marelan Kota Medan, oleh karena itu tokoh masyarakat di kecamatan Medan Marelan angkat bicara.
" Bukan hanya saya yang merasakan akibat banjir seluruh masyarakat terutama di Kecamatan Medan Marelan ikut merasakan akibatnya, karena itu saya minta Pemerintah Kota (Pemko) Medan mampu mengatasi banjir dengan menormalisasikan sungai bederak,"tegas tokoh masyarakat di Medan Marelan A. Rahman SH penduduk Jln Abd Sani Mutalib Kecamatan Medan Marelan, Minggu (28/12/2025).
Menurut Rahman Sungai Bederak yang lokasinya hanya beberapa kilometer dari rumahnya menjadi penyebab banjir hampir sedada orang dewasa.
"Sungai bederak jaraknya dari rumah saya cukup jauh tapi akibat meluap sehingga terjadi banjir, kalau hanya curah hujan selama ini kami tidak pernah kebanjiran,"ujar Rahman didampingi Maryono, Andi, Sudiro, Salman dan Sibarani.
Untuk itu lanjut Rahman agar tidak terjadi lagi banjir serupa yang tidak hanya merugikan materi maupun inmateri yang dirasakan masyarakat, Pemko Medan bisa menormalisasikan sungai bederak.
"Pemko Medan seharusnya lebih peka terhadap penyebab dari banjir, mohonlah segera dinormalisasikan sungai bederak maupun yang lainnya," ujarnya.
Ia (Rahman-red) berharap kepedulian Pemko Medan terhadap warganya dapat terwujud dengan mengalokasikannya pada Anggaran Prndapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 Pemko Medan, sehingga Pemko Medan dapat berbuat lebih nyata kepada masyarakat Medan.
"Normalisasi sungai itukan salah satu mengatasi banjir untuk itu kami minta Pemko Medan dalam mengajukan APBD ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mau mengalokasikan anggaran untuk normalisasi sungai bederak,"pinta Rahman. (Realese)

