Perbaungan, hariancentral.net - Perayaan Natal Kecamatan Perbaungan berlangsung hikmat dan penuh sukacita pada minggu (14/12), di Gereja HKBP resort Perbaungan, kec. Perbaungan diangkat dari Tema Nasional " Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga ".
Acara ini dihadiri masyarakat dari berbagai desa dan kelurahan, serta perangkat Forkopimcam Perbaungan juga pengurus dan panitia acara Natal 2025 kec. Perbaungan :
Ketum ; AKP Japri Binsar H Simamora, SH. MH,
Sekretaris ; Elmiati S A P
Bendahara umum ; Kapten Inf Aris
Ketua seksi ; Edy Esranta gurusinga
Wakil ketua ; st, H Simatupang
Sekretaris ; st, R Haloho, Mpd
Bendahara ; pt, Maria Magdalena Ginting
Ibadah Natal dipimpin oleh Seksi kerohanian Pdt. Nixon Hutapea, serta pendeta seluruh gereja yang ada dikecamatan perbaungan.
Peng-Khotbah, Pdt. Jhon Samuel P. Tambunan, STh, dari gereja sampali medan, yang dalam khotbahnya menekankan bahwa kehadiran Kristus dalam momen Natal ini membawa terang dan keselamatan bagi setiap keluarga. Ia mengajak jemaat untuk menjadikan keluarga sebagai tempat menghadirkan kasih, pengampunan, dan damai sejahtera.
Di kesempatan yang sama Kapolsek Perbaungan AKP Japri Binsar H Simamora, SH. MH, selaku ketum Natal Oikumene kecamatan Perbaungan dalam kata sambutannya sampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik, ia kemudian menegaskan bahwa kasih tidak seharusnya berhenti pada slogan, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. Menurutnya, salah satu wujud kasih yang paling sederhana namun bermakna adalah kesediaan untuk berbagi dengan sesama. Ia meyakini bahwa setiap kebaikan yang diberikan akan mendatangkan balasan yang lebih besar dari pada apa yang telah diberikan.
Bupati Serdang bedagai Darma Wijaya yang diwakilkan oleh kadis perindustrian dan perdagangan Roy Pane menyampaikan sambutan serta pesan Natal. Dalam arahannya, menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat dan daerah. Ia mengajak seluruh warga untuk menjadikan semangat Natal sebagai momentum mempererat hubungan keluarga, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Pada kesempatan ini, Roy pane menyerukan agar perayaan Natal tahun ini dilaksanakan secara sederhana, mengingat situasi yang tengah terjadi di wilayah Taput, aceh dan sumbar. Menurutnya, kesederhanaan tidak mengurangi makna Natal, justru menjadi kesempatan untuk kembali meneguhkan nilai-nilai ketulusan dan kepedulian.
Lebih lanjut, Roy sampaikan keprihatinan terhadap semakin maraknya ungkapan kebencian dan saling serang di ruang digital, yang menunjukkan semakin jauhnya masyarakat dari nilai kasih yang seharusnya dijunjung tinggi.
Mengakhiri sambutannya, Roy Pane mengharapkan dukungan seluruh masyarakat terhadap program dan kebijakan pemerintah daerah. Kritik dan saran tetap dibuka seluas-luasnya, namun ia menekankan bahwa masukan yang disampaikan hendaknya bersifat konstruktif, bukan menghakimi, demi terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik. (Ranto Sinaga)

