hariancentral-kutacane :;Maraknya,Isu duga'an Penyimpangan,pada Proses Pembangunan Rumah bantuan layak huni,dari Dinas Perkimtan Aceh.Untuk wilayah Aceh Tenggara(Agara).Dua Pejabat dinas setempat.Pakun untuk di komfirmasi.
Kamis.12/12/2024.Biro media central agara.Mencoba melakukan Komfirmasi kepada PPK, Proyek Rumah bantuan Layak Huni.Yang Akrap di sapa bang Izal.Ironisnya.Sampai hari ini.Pesan yang di layangkan belum di respon.Panggilan Melalui.Aplikasi WahtSap juga tidak diangkat.Kendati Nada dering aktip.
Upanya Komfirmasi itu juga.Di teruskan kepada salah satu kabid pada dinas Perkimtan Aceh.Yang akrap di sapa Pak Agus.Ironisnya"Kabid Perumahan itu juga Pakum.Sampai saat ini.Pesan yang di teruskan oleh media central.Enggan di balas.
Padahal"Pesan Komfirmasi yang di layangkan.Sangat bijak dan mudah untuk di jawab.
Tindakan Pejabat Dinas Perkimtan Aceh itu menuai kritikan dari berbagai Pihak.
Pasalnya.Selaku Pejabat Publik.Seyokya'nya mengayomi masyarakat.Dan memahami tentang Undang-undang Keterbukaan Inpormasi Publik(KIP).Bukan bertindak sebaliknya.Terkesan malah tampak ingin menutupi pekerjaan nakal yang di lakukan pihak pelaksana pada proses Pembangunan Rumah bantuan untuk warga miskin di agara.
Hal ini malah menjadi Asumsi buruk terhadap kinerja Pihak pejabat dinas Perkimtan Aceh di bawah Kepemimpinan Kadis setempat.
Junaidi SP.Ketua LSM Gempita Agara.Bersama Jupri R.Ketua LSM Tipikor agara.
Menyikapi serius lemahnya Orientasi dua Pejabat dinas Perkimtan Aceh itu.
Dikatakan.
Proyek pembangunan Rumah bantuan Layak Huni itu.Bersumber dari uang Rakyat.Yang juga di ketahui hasil Pokok Pikiran(Pokir).Para bapak Dewan yang terhormat(DPR-Aceh).
Demi kepentingan Rakyat.Seharusnya.Apa yang di tayak.Layak nya di Jawab oleh dua Pejabat setempat.Bukan sebaliknya.Malah pakum.Enggang untuk menjawab.Hal ini menunjukan.Dugaan Main mata dan Pungli di lapangan hingga pembiaran kwalitas pada proses pembangunan itu malah kuat tercipta.
Lemah nya Kridibilitas yang di miliki.Seharusnya menjadi catatan pada kepala dinas Perkimtan Aceh.Termasuk Para Anggota DPR-Aceh.Tandas mereka melalui Central.Jum'at'13/12/2024.
Sangat wajar.Pembangunan Rumah Bantuan itu.Menjamur dengan dugaan yang menyimpang dari Spesifikasi kontrak.Hal itu dapat di kenang dari tahun sebelumnya.Indikasi Penyimpangan itu menjamur.Kwalitas Pisik bobrok.Dugaan Pungli merebak.Rakyat miskin terkesan di jadikan Alat dan lahan Empuk, untuk memperkaya diri pihak terkait.
Kita berharap.Adanya pethatian serius dari Institusi Penegak Hukum.Untuk melakukan Lidik pada setiap kwalitas fisik yang di kerjakan.
Dari pondasi.Besi.Rangka Baja.keramik hingga sesiteng. Matrial dan adukan material.Tidak luput dari perhatian APH.Sebelum dugaan-dugaan pekerjaan tahun 2024 dan tahun sebelum'nya, di laporkan.Kita juga berharap.Semoga pada pekerjaan yang lain.Di bawah dinas perkimtan Aceh itu.Tidak juga di landa masalah.Harapnya.Mengakhiri.
Sementara itu.Ada Pun isi pesan Komfirmasi yang di layangkan.
Di antaranya.
Nama-nama penerima,Jumlah anggaran.Nama Pelaksana.Tahapan yang sudah di kerjakan.Serta jumlah anggaran yang sudah terbayar.
Belum termasuk pada Standart Ukuran/Volume dan kwalitas bahan yang di gunakan.Namun ironisnya.Itu pun Enggan untuk menjawab.Inpormasi penggunaan Uang Rakyat.Se olah hanya milik pribadi. Atau di predeksi.Dugaan yang mukin menjamur terjadi.Wajib di tutupi.
Media central.Akan terus berupanya.Melakukan Komfirmasi pada Pihak-pihak terkait.Selain pejabat dinas Perkimtan Aceh.Anggota DPR-Aceh juga akan dikomfirmasi kembali.Yang sebelumnya.Sudah berhasil di komfirmasi.Sperti"Bapak Yahdi Hasan Ramud.Mengaku.2024.Tidak mengucur kegiatan dari Pokok.Pikiran nya pada Program Bantuan Rumah layak Huni. Belum lama ini.Melalui Pesan WahtSap.kepada Biro central agara/Dar