HarianCentral,net| Nias – Bupati Nias, Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si., secara resmi membuka Grand Final Pemilihan Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026 di Aula Hiliduho, Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Nias, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembudayaan Gemar Membaca Tingkat Kabupaten Nias Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Nias, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Nias Martahani Desmaria Matondang, S.H., jajaran Dinas Pendidikan, dewan juri, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), kepala sekolah, guru pendamping, serta sepuluh finalis Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Nias, Martahani Desmaria Matondang, menyampaikan bahwa pemilihan Duta Baca bertujuan memberikan ruang apresiasi, kompetisi edukatif, sekaligus kaderisasi literasi bagi peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Nias.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kegemaran membaca dan kecakapan literasi tutur di kalangan pelajar. Selain itu, para peserta didorong untuk memahami, mengulas, serta menyampaikan gagasan dari bahan bacaan menggunakan bahasa sendiri secara santun, kreatif, dan inspiratif.
Berdasarkan rekapitulasi panitia, Pemilihan Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026 diikuti 81 peserta dari 41 sekolah, terdiri atas 37 SMP Negeri dan empat SMP Swasta. Dari seluruh peserta tersebut, sepuluh finalis terbaik berhasil melaju ke babak Grand Final.
Dalam arahannya, Bupati Nias menegaskan bahwa membaca merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menghadapi perubahan zaman.
Menurutnya, membaca tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir, membantu memahami pengalaman orang lain, serta memberikan gagasan untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, berintegritas, dan memiliki kemauan untuk terus belajar.
Oleh karena itu, budaya membaca perlu ditumbuhkan melalui keterlibatan keluarga, sekolah, perpustakaan, pemerintah, dan masyarakat. Pemilihan Duta Baca pada jenjang SMP juga dinilai strategis karena merupakan masa penting bagi peserta didik untuk membangun jati diri, memperluas pola pikir, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengembangkan kemampuan belajar.
Bupati juga berpesan agar para pelajar yang terpilih menjadi Duta Baca dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi teman-temannya. Sekolah dan guru pendamping diharapkan terus membina kebiasaan membaca sebagai bagian dari kehidupan belajar sehari-hari.
Secara khusus, Dinas Perpustakaan dan Arsip bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Nias diharapkan memperkuat sinergi, memperluas jangkauan kegiatan literasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan Gedung Perpustakaan Daerah sebagai pusat pembelajaran, sumber inspirasi, dan ruang kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak mewujudkan semangat “Membaca Membuka Jendela Dunia, Pemuda Nias Inspirator Literasi Nias Maju” melalui tindakan nyata, mulai dari membangun kebiasaan membaca, memperkuat karakter, hingga memperluas wawasan generasi muda agar mampu berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Nias.
Risda Telaumbanua Raih Juara I
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Risda Telaumbanua dari SMP Negeri 1 Bawolato berhasil meraih Juara I Pemilihan Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026. Posisi Juara II juga diraih oleh Debora Valensia Giawa dari sekolah yang sama.
Berikut daftar lengkap pemenang dan peringkat sepuluh finalis Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026:
1. Juara I: Risda Telaumbanua – SMP Negeri 1 Bawolato.
2. Juara II: Debora Valensia Giawa – SMP Negeri 1 Bawolato.
3. Juara III: Karya Wulandari Lafau – SMP Negeri 4 Bawolato.
4. Juara Harapan I: Meisenda Buaya – SMP Negeri 1 Gido.
5. Juara Harapan II: Healthy Mutiara Christine Waruwu – SMP Negeri 1 Bawolato.
6. Peringkat VI: Claresta Falentine Caroline Mendrofa – SMP Negeri 2 Hiliserangkai.
7. Peringkat VII: Dewi Fitri Tafona’ö – SMP Negeri 10 Bawolato.
8. Peringkat VIII: Abriel Man Wuaya Zai – SMP Negeri 1 Idanogawo.
9. Peringkat IX: Diva Natalia Halawa – SMP Negeri 4 Bawolato.
10. Peringkat X: Trifens Impian Sari Waruwu – SMP Negeri 4 Idanogawo.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nias diharapkan dapat terus memperkuat gerakan literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat, sehingga budaya membaca tidak berhenti pada ajang perlombaan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang membentuk generasi muda berwawasan luas, kreatif, dan berdaya saing.
(Niaskab.go.id/E7177)


