|

Bersejarah! Bupati Nias Buka PESPARANI Katolik 2026



Hariancentral,net| Nias – Bupati Nias, Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si., secara resmi membuka Perlombaan Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Kabupaten Nias Tahun 2026 di Aula Paroki St. Petrus dan Paulus Idanogawo, Minggu (11/10/2026). 


Kegiatan perdana di Kabupaten Nias ini menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, mengembangkan talenta, serta mempererat persaudaraan umat Katolik.


Mengusung tema “Berjalan Bersama dalam Harmoni, Mewartakan Kasih dalam Satu Irama”, kegiatan yang diprakarsai Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Nias tersebut diawali dengan Perayaan Ekaristi yang diikuti para peserta dan undangan.


Ketua Panitia, Yulianus Lase, dalam laporannya menyampaikan bahwa PESPARANI 2026 melibatkan umat Katolik dari 10 kecamatan di Kabupaten Nias. Adapun cabang perlombaan yang diselenggarakan meliputi Paduan Suara, Mazmur Orang Muda Katolik (OMK), Mazmur Remaja, dan Bertutur Kitab Suci Sekami. Khusus cabang paduan suara, terdapat dua kontingen yang berpartisipasi, yakni dari Kecamatan Gido dan Idanogawo.


Mewakili para Pastor Paroki se-Kabupaten Nias, Pastor Paroki St. Petrus dan Paulus Idanogawo, Pastor Samuel Gulo, Pr., mengapresiasi terselenggaranya PESPARANI. Ia berharap kegiatan serupa pada tahun mendatang dapat melibatkan lebih banyak peserta dari seluruh kecamatan melalui sosialisasi yang lebih luas serta koordinasi dengan pemerintah kecamatan hingga desa.


Senada dengan itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias, Sofumbõrõ Ndruru, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa PESPARANI bukan sekadar perlombaan, melainkan pesta iman sebagai sarana memuji dan memuliakan Tuhan. Ia mengajak seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tanggung jawab, dan senantiasa menjaga persaudaraan.


Ketua LP3KD Kabupaten Nias, Antonius S. Zai, AMK, turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.


Sementara itu, Dekanus Dekanat Nias, Pastor Posma Manalu, Pr., menyebut penyelenggaraan PESPARANI untuk pertama kalinya di Kabupaten Nias sebagai sejarah baru bagi umat Katolik di daerah tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat iman, membangun sukacita, serta meningkatkan partisipasi umat pada pelaksanaan berikutnya.


Dalam sambutannya, Bupati Nias menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa PESPARANI memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi, karena menjadi sarana pembinaan iman, pengembangan talenta, dan penguatan nilai persatuan serta persaudaraan di tengah masyarakat.


Menurut Bupati, tema PESPARANI 2026 mengandung pesan penting tentang kebersamaan, harmoni, dan kasih yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, umat diharapkan semakin mempererat hubungan persaudaraan sekaligus berkontribusi dalam membangun kehidupan masyarakat Kabupaten Nias yang rukun dan harmonis.


Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh sukacita, menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran, serta menghormati sesama peserta dan keputusan dewan juri. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan dalam paduan suara tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi membutuhkan kekompakan, kedisiplinan, kerja sama, dan kesatuan hati.


Lebih lanjut, Bupati berharap PESPARANI dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam mengembangkan potensi seni dan kerohanian. Dengan demikian, nilai-nilai iman, kasih, persaudaraan, dan pelayanan dapat semakin bertumbuh serta mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Nias yang beriman, rukun, harmonis, dan sejahtera.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Nias secara resmi membuka Perlombaan PESPARANI Katolik Kabupaten Nias Tahun 2026 yang ditandai dengan pemukulan gong. Ia menyampaikan selamat berlomba kepada seluruh peserta dan berharap kegiatan tersebut berlangsung lancar serta sukses.


Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, para kepala perangkat daerah, para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Nias, camat se-Kabupaten Nias, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Nias, pengurus LP3KD Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Nias, para pastor paroki, biarawan dan biarawati, Kepala Desa Tetehosi Idanogawo, lektor dan pengurus gereja, kontingen peserta, serta tim pelaksana PESPARANI Kabupaten Nias Tahun 2026. (Niaskab.go.id/E7177)

Komentar

Berita Terkini