Doloksanggul, Central
Setelah 23 tahun Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) terbentuk hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara di Provinsi Sumatera Utara. Jalan menghubungkan antar daerah Kabupaten Humbahas dengan Pakpak Bharat akhirnya terwujud. Jalur transportasi antar kedua daerah itu tembus, menandai terbukanya akses darat yang selama ini menjadi harapan warga di wilayah perbatasan.
Program pembangunan itu dipaparkan Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan SH MH dihadapan belasan ribu masyarakat dari berbagai elemen saat acara puncak peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-23 Kabupaten Humbahas, Selasa 28 Juli 2026 lalu yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul.
Dibukanya jalan tersebut menjadi tonggak penting dalam pemerataan pembangunan. Kehadiran akses baru itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, membuka peluang ekonomi baru serta mempercepat hubungan sosial dan budaya antar daerah. Jalan penghubung itu menjadi jawaban atas harapan yang telah diperjuangkan selama lebih dari dua dekade. Kini, impian untuk memiliki askses yang lebih cepat dan mudah akhirnya menjadi kenyataan bagi masyarakat khususnya warga Parlilitan.
Bupati Humbahas menjelaskan keberhasilan menembus jalan penghubung antar kabupaten itu, merupakan hasil dari koordinasi yang intensif dengan pemerintah atasan, baik Provinsi Sumatera Utara maupun pemerintah pusat.
Kepala Desa Sionom Hudon Julu Kecamatan Parlilitan Berawan Tumangger mengucapkan terimakasih kepada Bupati Humbahas karena telah memperjuangkan, mengusulkan pembangunan jalan tersebut.
Perlu diketahui bersama, Bupati Humbahas sudah 2 (dua) kali melakukan peninjauan lapangan terkait rencana pembangunan jalan dari Batu Gajah Desa Sionom Hudon Julu Kecamatan Parlilitan menuju Desa Ulu Merah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat yaitu pertama pada tanggal 21 November 2025 dan kedua 8 Juli 2026 lalu.
(Chas)

