SIDOARJO, HARIANCENTRAL - Masih dalam kegembiraan di hari jadi Kabupaten Sidoarjo ke - 167, Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo siap tekan kan angka pengangguran dan kemiskinan.
Sekertaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo M. Anwar Khoifin, S.H.,MM. Menjelaskan bahwa pada tahun tahun 2019 sudah menekan TPT di Sidoarjo yang mungkin saat ini masih tertinggi di Jawa Timur.
Secara formal Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo sudah mendeteksi perusahaan yang punya lowongan kerja dan perikatan kerja.
" Tahun 2025 sudah 53.000 lowongan kerja baru formal di segi industri, kalau di segi informal itu melalui pembekalan pelatihan-pelatihan".
Pelatihan - pelatihan di bidang latas pelatihan dan produktivitas termasuk pokir dan APBN lebih dari 60 kegiatan setiap tahun dan penemptananya dibidang ketenaga kerjaan.
Masih Anwar menjelaskan,setelah mendapatkan pelatihan juga disalurkan sesuai sertifikasinya.
Karena di Disnaker ini pelatihan ya semua bersertifikasi karena ini bukan ketrampilan melainkan keahlihan,kalau di pelatihan di sektor informal diantaranya Pastri, salon dan saat ini ada pelatihan K3 umum yang dilaksanakan di Mojosari Mojokerto.
Setiap pelatihan semuanya adanya seleksi dan total yang lulus kurang lebih 20hari plus 1 hari ujianya.
Semua tujuan dari program ini untuk membekali para pencari kerja yang belum bekerja dan sampai semua bekerja Dinas Tenaga Kerja masih memantau.
Sesuai Target Bupati Sidoarjo 100.000 lapangan kerja, kondisi saat ini Dinas Tenaga Kerja setelah kita jaring semua di sektor formal industri sudah sangat lebih dari target bupati.
Supporting dibidang pelatihan penempatan di fokuskan untuk masyarakat yang ada di kabupaten Sidoarjo, karena di dalam proses pelatihan dasarnya adalah Nomor Induk Kependudukan.
Karena semua di jaman digitalisasi saat ini dibutuhkan namanya pelatihan yang bersertifikasi lanjut Anwar.
Untuk statistik angka pengangguran tahun 2025 sudah masuk 5,75% kurang lebih di angka 69.000.000.
Dinas tenaga kerja sendiri di tahun 2026 mempunyai program yaitu Job Matching yang di selenggarakan di SMK - SMK dan juga menggandeng Perusahaan yang ada di Sidoarjo.
Pemberian wadah juga untuk para pencari kerja juga disediakan link Web SIAP KERJA, dan juga kita bantu untuk masuk di dalam link sehingga dapat diakses dimanapun untuk masyarakat Sidoarjo yang membutuhkan pekerjaan.
Target Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo di tahun 2026, menguatkan di sisi Job Matching karena di Sidoarjo ada kurang lebih 70 SMK dan membekali mereka yang akan lulus sekolah dan juga akan menggandeng perusahaan.
Fokus Bupati Sidoarjo dan Dinas Tenaga Kerja saat ini membantu masyarakat yang disabilitas.
Semoga dengan program dari Bupati Sidoarjo dan Dinas Tenaga Kerja Dapat menekan angka pengangguran dan Kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo, Imbuh Anwar Khoirin. Sahala


