|

Nama Kaban BPKD agara Hangat dibincangkan, Bupati diminta Jangan Asbun

 


hariancentral-kutacane.: Dampak Pemberitaan.Menyangkut Adanya dugaan Pungutan liar(Pungli).Rp 2 juta,Pada Proses Pencairan Dana Desa(DD).Yang disinyalir.Telah dilakukan oknum Badan Pengelolaan Keuangan Daerah(BPKD).Kabupaten Aceh tenggara(Agara).Inisial DN.Nama Kaban Pun semakin Hangat dibincangkan.

 Mencuat nya pemberitaan dimedia central.Menjadi langkah positif bagi pejabat agara yang juga ikut menjadi korban atas Pungli yang selalu dilakukan oleh pejabat BPKD agara.

 Selain lisan.Melalui Pesan WahtSApP juga.Inpormasi pungli itu terus disampaikan kepada Biro media central.Yang minta identitasnya dirahasiakan.

Dikatakan"Jika syukur karo-karo selaku kaban,tidak mengetahui ada pungli yang dilakukan anak buah nya.Niscaya itu bohong besar.

Pungli yang mereka lakukan,bukan saja pada pihak kepala desa.Bahkan sampai.pada kami para dinas-dinas.Jika kita tidak menanggapi kehendak mereka.Pasti kita dipersulit.Dana untuk dinas bakal tidak akan dicairkan.Jika ada pun,pasti sebagian kecil.

 Kami sangat merasakan itu.Bahkan awal dari dia menjabat.Pungli itu sudah dijalankan pada pihak-pihak dinas.Bebernya geram pada central. 11/6/2025.

 Benar,Pungli itu bukan dari mulut sikaban BPKD agara.Melainkan dari anggota nya.Logika"Jika tidak ada ijin dari kaban itu,mana ada anggota dia yang berani melakukan pungli.Bohong besar itu. 100 Persen.Berita Central ini tidak pitnah.Kami pun ikut merasakan.Bahkan sebelum media central publikasikan dugaan pungli ini.Jauh dari sebelumnya media lain pun sudah publikasikan dugaan pungli yang dilakukan. Bohong besar itu.Ungkapnya berulang kali.Sembari meminta bupati agara.Agar bertindak tegas.Jangan Asbun. Tampa tindakan,seolah-olah apa yang kami ungkap.Dusta dan pitnah.Tidak ada untungnya bagi kami koar-koar jika memang tidak tersakiti.Alias"Ada Asap Pasti ada api.

 Ditempat terpisah. Paisal Kadri dube,S,Sos.Kembali.menegaskan.Jika kaban mengatakan tidak ada pungli.Bohong besar itu.Klarifikasi dalam berita wajar-wajar saja.Jika Pencuri mau semua ngaku.Penuh lah penjara dinegeri ini.

Kaban itu harus tau.Dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.Jangan kan melakukan pungli.Menerima pemberian dalam bentuk apapun,tidak bisa  dilakukan.Jangan ada kata-kata,Mereka beri dengan iklas dan alahkadarnya.Seolah mereka lepas dari perbuatan hukum.Itu hanyalah hiasan bahasa mereka.Sementara pungli yang ada dalam.hati mereka.Tegas paisal.Ketua LSM Gepmat Aceh Tenggara.Yang juga menerima.Inpormasi langsung dari pihak kepala desa.

 "Saya paling tidak suka pada Pejabat munafik.Yang saya mau itu perbaikan dan kesadaran mereka.

Pasalnya"Sambung paisal.Dugaan yang mereka lakukan.Bukan saja menyangkut pungli pada kepala desa dan para dinas-dinas yang ada di agara.Bahkan dugaan yang mereka lakukan itu sampai pada anggaran yang mereka kelola.Sumber dana APBK.

Saat ini.Kita sudah siapkan inpormasi serta bahan,bahan yang akan kita paparkan juga pada publik.Apakah dana APBK yang mereka terima itu berjalan dengan baik.Atau sebaliknya.Hanya menambah buncit dan istri baru mereka.Siapa sich yang tidak tau.Kalau pejabat-pejabat di keuangan itu.Tidak terlibat dengan isu beristri dua.Kaban ini memang belum diketahui beristri dua.Tapi yang lain.Sudah menjadi rahasia umum.BPKD itu,banyak pejabat nya munafik.Sok bersih.Padahal buaya.Dari dulu sampai sekarang.Penyak.it lama itu tidak bisa dibasmi,sudah mendarah daging.Pungli jalan terus.Pilih kasih  pencaiaran dana jelas dapat kita data.Dugaan tali air  sudah menjadi penomena.Sayangnya.Orang seperti ini tetap saja dipertahankan.Seolah-olah dibiarkan agar dapat terus ciptakan uang. Kepala desa mengeluh.Para kadis menjerit.Masyarakat pun semakin Pait akibat ulah-ulah mereka.Bahkan  dana wartawan dibagian Risalah Sekwan pun berani mereka gigit.Buktinya"Anggaran 2024.Sampai saat ini.Ada yang belum tersalur pada pihak wartawan.Kabag Risalah pun seperti rumput yang bergoyang.Wartawan lah kembali jadi korban.Urai Ketua LSM Gepmat agara.Prihatin/Dar

Komentar

Berita Terkini