Doloksanggul, Central
Mendagri Jenderal Polisi (Purn) Prof Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait tinjau secara langsung program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) tahun anggaran 2026 di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) tepatnya di Desa Nagasaribu IV Kecamatan Lintongnihuta, Kamis 26 Maret 2026.
Tiba di Humbahas, kedua Menteri dan rombongan termasuk Kombes Pol Suwinto disambut Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan SH MH bersama Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, Kajari Humbahas Donald TJ Situmorang SH, Pabung 0210/TU Mayor MR Manurung, Kasdim 0210/TU Mayor Arh AS Butarbutar, Komandan Batalyon Infanteri TP 955/HS Mayor Inf Samuel Lingga Hasudungan Simbolon.
Maruarar Sirait menjelaskan BSPS salah satu program bantuan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat, karena menyentuh kebutuhan dasar. Membantu masyarakat berpenghasilan rendah, memperbaiki atau membangun rumah secara swadaya. Kita ucapkan terimakasih kepada Presiden kita, bapak Prabowo Subianto. Dengan adanya program ini, rumah-rumah tidak layak huni diperbaiki menjadi tempat tinggal yang sehat dan layak. Sehingga masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan produktif.
Dalam acara itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan atas langkah gerak cepat dan responsifnya dalam menangani dampak pasca bencana alam dan tanah longsor di Humbahas. Langkah Bupati Humbahas bersama Forkopimda termasuk berbagai elemen masyarakat sangat tepat dan cepat.
“Saya kagum dan hormat atas kepemimpinan pak Bupati Humbahas. Yang sigap, turun langsung ke lapangan serta mampu menggerakkan seluruh perangkat daerah dalam percepatan pemulihan pasca bencana.
Dalam kunjungan itu, Mendagri dan Menteri PKP bersama Bupati Humbahas tidak hanya melihat dari luar saja, tapi juga masuk langsung ke dalam rumah warga yang akan dibangun.Tidak jauh dari lokasi, rombongan juga melihat hasil program BSPS tahun 2025.
Dr Anggoro dari Kementerian PKP menjelaskan untuk tahun 2026, alokasi BSPS untuk wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan sebanyak 457 unit. Secara nasional 19.668 unit untuk seluruh wilayah Republik Indonesia. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya hanya 1.982 unit, sangat cukup meningkat di tahun 2026 ini.(Chas)

